KENDARI, SULTRASATU.COM – Wakil Bupati Konawe Utara (Konut), H. Abuhaera, S.Sos., M.Si mewakili Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH menghadiri malam pembukaan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang digelar meriah di Kota Kendari, Jumat (24/4/2026) malam.
Kehadiran orang nomor dua di Konawe Utara itu turut didampingi Wakil Ketua TP PKK Konawe Utara Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd., M.M, Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd, jajaran staf ahli, asisten, kepala OPD, dan camat lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.
Perayaan HUT Sultra tahun ini mengusung konsep Harmoni Sultra yang menampilkan kekayaan budaya, keberagaman, serta potensi unggulan dari 17 kabupaten/kota di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Suasana pembukaan berlangsung semarak dengan berbagai pertunjukan seni, atraksi budaya, serta pameran yang melibatkan seluruh daerah.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, bersama Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Sultra, para bupati dan wali kota se-Sultra, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sultra.
Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka menekankan pentingnya menjaga persatuan dan sinergi antar daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum HUT Sultra sebagai sarana memperkuat identitas daerah dan meningkatkan daya saing di berbagai sektor.
Sementara Wakil Bupati Konawe Utara, Abuhaera menyampaikan, partisipasi daerahnya dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung kemajuan Provinsi Sulawesi Tenggara. Ia menilai, peringatan HUT Sultra bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi wadah strategis untuk mempererat kerja sama antar daerah serta memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat saling bertukar informasi dan pengalaman dalam pembangunan daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi untuk kemajuan bersama,” ujarnya.
Selain itu, Abuhaera menyampaikan, keikutsertaan Konawe Utara juga menjadi kesempatan untuk menampilkan potensi unggulan daerah, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga budaya lokal yang menjadi kekayaan khas wilayah tersebut. Hal ini diharapkan dapat menarik minat investasi serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Konawe Utara.
“Rangkaian kegiatan HUT ke-62 Sultra tidak hanya sebatas acara pembukaan saja, tetapi juga diisi dengan berbagai agenda lainnya seperti pameran pembangunan, lomba seni budaya, kegiatan sosial, hingga promosi produk UMKM dari masing-masing daerah,” beber Abuhaera.

Dengan semangat “Harmoni Sultra”, perayaan tahun ini diharapkan mampu memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Selain itu, momentum ini juga menjadi refleksi atas capaian pembangunan yang telah diraih serta menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja di masa mendatang.
Menurutnya, perayaan HUT Sultra berlangsung penuh warna yang menjadi bukti bahwa keberagaman budaya di Sulawesi Tenggara dapat menjadi kekuatan dalam membangun daerah yang lebih maju, sejahtera dan berdaya saing.
“Kami selaku pemerintah daerah pun diharapkan terus bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Sultra,” terang Abuhaera.
Diketahui, pembukaan HUT ke-62 Sultra yang digelar di Tugu Religi Kendari ini ditandai dengan pemukulan bedug oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama Ketua TP PKK, Sekjen Kemdiktisaintek, Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., MBA., Ph.D., Plh. Sekda Sultra, serta didampingi 17 kepala daerah dari seluruh kabupaten/kota Se-Sulawesi Tenggara.
Perayaan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 24-27 April 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang tersebar di sejumlah titik.
Adapun rangkaian acara dalam Harmoni Sultra meliputi pawai budaya, pameran UMKM, festival Bokori, lomba pelajar, talkshow, kegiatan sosial, kegiatan wisata atau fun trip, bersepeda bersama atau fun bike, award tokoh dan pemberian gelar kehormatan, hiburan masyarakat, layanan kesehatan, hingga penampilan semarak dirgantara yang merupakan kolaborasi Pemprov Sultra bersama TNI AU.
Andi Sumangerukka dalam sambutannya mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang terlibat, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menikmati seluruh rangkaian kegiatan hingga penutupan nanti.
“Mari kita bersama-sama menyaksikan dan menikmati seluruh acara yang telah disusun oleh panitia hingga hari terakhir,” terangnya.
Di akhir sambutannya, Andi Sumangerukka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Wakatobi. Pasalnya, perayaan HUT ke-62 Sultra direncanakan akan digelar di Kabupaten Wakatobi, namun karena kendala teknis, pelaksanaannya kemudian dipusatkan di Kota Kendari.
Sebagai bentuk perhatian, Gubernur Sulawesi Tenggara telah mengalokasikan anggaran untuk Wakatobi, di antaranya dana pendidikan sebesar Rp 5 miliar untuk pembangunan sekolah, serta anggaran pembangunan infrastruktur jalan.
“Ini sebagai bentuk perhatian atas kekecewaan yang sempat terjadi. Saya harapkan melalui perayaan ini, semangat kebersamaan dan harmoni dapat terus mendorong Sulawesi Tenggara menjadi daerah yang semakin produktif dan sejahtera,” tutup Gubernur Sultra. (Edy)













