KONAWE, SULTRASATU.COM – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Konawe Utara (Konut), turut memeriahkan HUT ke-62 Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui perhelatan akbar di Pulau Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sabtu (25/4/2026).
Kehadiran delegasi Konut ini dalam rangka mengikuti dua kompetisi bergengsi, yakni Lomba Cipta Menu Pangan Lokal dan Halal Cooking Competition juga Festival Bokori Show Perahu Nelayan Katinting Lomba Cipta Menu Pangan Lokal Kompetisi Memasak Produk Halal Penampilan Teatrikal “Mengejar Cinta di Bokori’
Dalam giat tersebut, rombongan TP-PKK Konawe Utara dikomandoi langsung oleh Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd., M.M selaku Wakil Ketua TP-PKK Konut, yang hadir mewakili Ketua TP-PKK Konut, Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr.Keb., M.Kes.
Kegiatan ini menjadi ajang adu kreativitas bagi pengurus PKK dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara. Tak main-main, stand masakan Konawe Utara dan peserta lainnya dinilai langsung oleh juri spesial, Chef Juna Rorimpandey yang didampingi oleh Ketua TP-PKK Sultra dan Ketua PIPEBI Sultra.

Dalam dua fokus utama kompetisi, yakni lomba cipta menu pangan lokal dengan menantang para ibu PKK untuk menciptakan hidangan bergizi seimbang berbasis bahan pangan lokal non-beras dan non-terigu.
Sementara Halal Cooking Competition yakni program pembinaan Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sultra yang bertujuan mempromosikan standar kuliner halal di Sulawesi Tenggara.
Pada kesempatan itu, Sarlina Abuhaera menyampaikan bahwa partisipasi Konut dalam ajang ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah.
“Keikutsertaan kami bertujuan untuk mendorong diversifikasi pangan berbasis bahan lokal serta memperkuat ekonomi syariah. Ini penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai konsumsi pangan yang sehat sekaligus membantu pengendalian inflasi di daerah kita,” ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Pulau Bokori menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong promosi pariwisata, khususnya Pulau Bokori yang dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di wilayah tersebut. Festival menghadirkan berbagai atraksi budaya, pertunjukan seni, serta kegiatan wisata yang melibatkan masyarakat setempat.
Pulau Bokori yang memiliki panorama pantai berpasir putih dan air laut yang jernih dinilai memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Melalui festival ini, pemerintah berharap daya tarik wisata daerah semakin meningkat dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Selain sebagai ajang promosi wisata, festival ini juga menjadi sarana untuk mengangkat potensi lokal, mulai dari produk kerajinan, kuliner khas, hingga tradisi budaya yang dimiliki Kabupaten Konawe dan sekitarnya.
TP-PKK sendiri merupakan lembaga kemasyarakatan mitra pemerintah yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali, dan penggerak di setiap jenjang pemerintahan. Organisasi ini fokus memberdayakan perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui 10 Program Pokok PKK.
Tujuan TP-PKK yakni memberdayakan perempuan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.
Sebagai mitra pemerintah, TP-PKK berperan aktif dalam pembangunan nasional, terutama pada program kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial. (Edy)













