Daerah

Mengaku Keliru Ketua BPD Matarape Cabut Laporan dan Minta Maaf Kepada PT KDI

Avatar
1362
×

Mengaku Keliru Ketua BPD Matarape Cabut Laporan dan Minta Maaf Kepada PT KDI

Sebarkan artikel ini

KENDARI, SULTRASATU. COM – Oknum Ketua BPD, Karman S, Desa Matarape Kecamatan Menui Kepulauan Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah (Sulteng), akhirnya mencabut laporannya di Polda Sultra, terkait dugaan pengrusakan jalan umum oleh aktifitas perusahaan tambang PT Kelompok Delapan Indonesia (KDI).

Selain itu, Karman juga meminta maaf secara resmi melalui surat pernyataan. Dan mengakui apa yang dilakukannya itu merupakan kekeliruannya. Bahkan telah viral Video YouTube UNEWS saat ia membacakan surat pernyataannya itu.

BACA JUGA:  Beasiswa Konasara: Peluang Emas Generasi Muda Konut Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Adapun isi surat pernyataan Karman S selaku Ketua BPD Desa Matarape, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali Sulteng, adalah sebagai berikut.

Yang bertanda tangan dibawah ini Nama Karman S, NIK : 7206070505730001, pekerjaan Ketua BPD Desa Matarape, alamat Desa Matarape Kecamatan Menui Kepulauan Kabupaten Morowali.

Bingkai Dispar

Bingkai ekoran dikbud bkad scaled

Dengan ini menyatakan meminta maaf yang setulus tulusnya kepada PT KDI atas perbuatan saya yang mengadukan PT KDI di Polda Sultra terkait dugaan pengrusakan jalan umum dan saya mengakui telah keliru dalam membuat pengaduan tersebut, karena jalan tersebut bukan jalan umum tetapi adalah jalan khusus pertambangan (Hauling) yang masuk didalam IUP PT KDI.

Demikian permintaan maaf ini sampaikan dengan sebenarnya tanpa ada paksaan pihak manapun

Hormat Saya, Karman S

Kepastian informasi tersebut, dibenarkan pihak PT KDI yang disampaikan melalui kuasa hukumnya, Andre Darmawan, S.H., M.H.,CLA.,CIL.,CRA.

“Iya, atas nama Karman S selaku ketua BPD Desa Matarape sudah meminta maaf atas kekeliruannya, dan sudah mencabut laporannya di Polda Sultra,” tutup Andre.

Reporter:Manton
Editor :Udin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!