Hukrim

Kadis Pendidikan Konut Sebut Pesan WhatsApp yang Beredar Mengatasnamakan Dirinya Adalah Penipuan

Redaksi
1635
×

Kadis Pendidikan Konut Sebut Pesan WhatsApp yang Beredar Mengatasnamakan Dirinya Adalah Penipuan

Sebarkan artikel ini
Bukti chat penipuan yang mengatasnamakan Kadis Pendidikan Konut.

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe Utara (Konut) Asmadin, S.Pd., MM, mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh kepala sekolah, TK SD SMP,tenaga pendidik, serta masyarakat luas terkait adanya aksi penipuan yang mengatasnamakan dirinya melalui aplikasi WhatsApp.

Asmadin menegaskan, Rabu (24/12/2025) bahwa saat ini telah beredar nomor WhatsApp yang menggunakan nama dan jabatan dirinya sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara.

Nomor tersebut digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan berbagai modus penipuan, termasuk meminta bantuan, dana, atau kepentingan tertentu kepada pihak sekolah maupun individu lain.

“Perlu saya tegaskan bahwa nomor WhatsApp yang beredar dan mengatasnamakan saya tersebut bukan nomor pribadi saya. Segala bentuk komunikasi yang meminta sesuatu, baik uang maupun kepentingan lainnya, adalah tidak benar dan merupakan penipuan,” tegas Asmadin dalam keterangannya.

BACA JUGA:  Polda Sultra Tetapkan Kades Laonti Tersangka Dugaan Tindak Pidana Penggelapan

“Saya minta kepada bapak/ibu kepala sekolah seluruh sekolah atau siapa saja yang mengatasnamakan WhatsApp pribadi saya yang mengirim, minta atau apapun, itu semua penipuan dan tidak benar. Jangan pernah percaya,” tambahnya.

Ia meminta dengan tegas kepada seluruh kepala sekolah di semua jenjang pendidikan di Konawe Utara serta masyarakat agar tidak meladeni pesan, telepon, atau kunjungan dari pihak mana pun yang mengatasnamakan dirinya tanpa kejelasan dan konfirmasi resmi. Bahkan ia menghimbau bagi yang menerima pesanya untuk meminta sesuatu segera dilaporkan ke pihak berwajib.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Humas PT MS Ditarik, Kasat Reskrim Polres Konsel: Sedang dalam Pemeriksaan

“Bapak Ibu langsung saja laporkan ke polisi. Sekali lagi saya imbau agar bapak/ibu tidak melayani orang-orang yang tidak jelas statusnya,” ujarnya.

Asmadin menekankan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara memiliki mekanisme dan jalur resmi dalam setiap bentuk komunikasi dan koordinasi. Oleh karena itu, apabila terdapat pihak yang menghubungi secara pribadi dan meminta sesuatu dengan membawa nama Kepala Dinas, maka hal tersebut patut dicurigai sebagai tindakan penipuan.

“Jangan pernah percaya kepada siapa pun yang datang atau menghubungi dengan mengatasnamakan nama saya secara pribadi. Semua itu bohong dan penipuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Asmadin mengimbau agar setiap pihak yang menerima pesan atau panggilan mencurigakan tersebut segera melaporkannya kepada pihak kepolisian atau aparat penegak hukum sebagai bentuk pencegahan dan penindakan terhadap tindak kriminal yang merugikan banyak pihak.

BACA JUGA:  Kejati Sultra dan PT. Perkebunan Nusantara XIV MoU Penanganan Masalah Hukum Perdata dan TUN

Ia berharap imbauan ini dapat menjadi perhatian serius bagi seluruh jajaran pendidikan dan masyarakat agar lebih waspada serta tidak menjadi korban kejahatan digital yang semakin marak terjadi.

“Sekali lagi, ini adalah imbauan resmi. Jangan melayani orang-orang yang tidak jelas status dan identitasnya. Apabila menemukan indikasi penipuan, segera laporkan. Demikian yang dapat saya sampaikan, atas perhatian dan kerja samanya saya ucapkan terima kasih,” tutup Asmadin. (Edison)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow