KENDARI, SULTRASATU.COM- Seorang Warga bernama Erni Mayanti yang beralamat di Jalan Mekar Baru Lorong Mba Dukun Kelurahan Kadia Kecamatan Kadia Kota Kendari mengadukan dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi di rumahnya ke Kepolisian Resor (Polres) Kendari, Senin (08/12/2025)
Erni mendatangi Polres Kendari setelah barang-barang berharga miliknya seperti Laptop Hingga Handphone serta uang tunai raib digasak pencuri. Dia perkirakan kerugian atas kejadian tersebut sebesar Rp13000000.
Saat ditemui Erni menjelaskan kronologi pencurian terjadi. Menurutnya, peristiwa terjadi pada hari Minggu tanggal 07 Desember 2025 sekitar pukul 21.00 wita.
Kata dia, saat kejadian, ia sedang istirahat di kamar dengan posisi 1 unit Laptop merek HP warna silver nomor seri 5CD4477MSP beserta kipasnya dan 1 unit Handphone merek INFINIX Hot 50 Pro warna silver dengan nomor imei1 355477775064000 dan imei2 355477775064018 serta tas miliknya yang juga berisi uang tunai sebesar Rp2000.000 tersimpan didalam kamarnya.
Sedangkan dua unit Handphone lainya, yakni Realme warna silver dengan nomor imei1 860139051896038 dan imei2 860139051896020 dan Oppo A3S warna merah berada di kamar anaknya.
“Saat itu suami saya tidur di depan ruang tengah, kemudian sekitar pukul 03.00 wita saya mendengar suara orang melangkah, saya berfikir suami saya yang melangkah, tapi saat saya lihat buka suami saya, tapi seseorang yang menutupi wajahnya menggunakan baju sedang mengambil barang-barang saya yang hilang,” katanya dengan nada sedih.
Menurutnya Erni saat ia melihat terduga pencuri sedang menjalankan aksinya, dirinya ketakutan sehingga membuatnya terdiam sesaat.
“Saya baru berani berteriak saat terduga pencuri hendak mau keluar dari kamar dan pelaku langsung berlari keluar dari rumah. Karena saya teriak, suami saya terbangun dan mengejar pelaku namun pelaku berhasil melarikan diri,” bebernya.
“Karena pelakunya tidak bisa kami kejar, saya dan suami saya kemudian mengecek barang-barang kami yang lain dan ternyata benar, barang-barang berupa laptop dan sejumlah Handphone termasuk uang tunai yang ada didalam tas,” tambahnya.
Setelah kejadian, Erni dan suami kemudian mengecek CCTV di rumah orang tuanya yang memang rumah Erni dan orang tuanya bersebelahan. Dan hasil CCTV, terekam jelas wajah seseorang yang diduga sama persis dengan pelaku pencurian.
“Dari informasi masyarakat sekitar tempat tinggal saya, mereka menyampaikan kepada saya jika orang yang terekam CCTV tersebut bernama saudara Enos yang ngekos di sekitaran rumah saya,” tegas Erni.
Ia berharap, agar terduga pelaku bisa segera di tangkap dan diproses seadil-adilnya. Sehingga kejadian yang sama tida terulang kembali. (Ed)













