KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM –Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan di Bumi Oheo. Salah satunya dengan memaksimalkan kepemimpinan pada satuan pendidikan di bawah naungan Pemda Konut. Pada Kamis (10/7/2025), terjadi rotasi hingga pergantian kepala sekolah melalui pelantikan yang dipimpin Wakil Bupati Konut, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si.

Setidaknya ada 19 guru taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah dan diambil sumpahnya, di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati. Dengan rotasi dan pergantian ini, terdapat 7 kepala sekolah dimutasi dan kini dikembalikan menjadi guru biasa, dan sebagian lainnya masuk ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai staf. Seluruh keputusan itu, tertuang dalam SK Bupati Konawe Utara Nomor 338 Tahun 2025 yang ditandatangani H. Ikbar, SH., MH.
Mereka yang dilantik adalah Jusni, S.Pd.SD. sebagai Kepala SDN 6 Sawa, Sri Imelda, S.Pd. sebagai Kepala SDN 7 Asera, Halida, S.Pd.I. sebagai Kepala SDN 5 Landawe, Beni Krisdianto, S.Pd.SD. sebagai Kepala SDN 4 Landawe, Sutia, S.Pd. sebagai Kepala SDN 7 Motui, Rostina, S.Pd. sebagai Kepala SDN 7 Landawe, dan Khomsia, S.Pd. dilantik sebagai Kepala SDN 7 Wiwirano.
Berikut, Sriningsih, SP., M.Pd. dilantik sebagai Kepala SMPN Satap 4 Sawa, Sugiarto, S.Pd., M.Si. sebagai Kepala SMPN 2 Lembo, Halim, S.Pd. sebagai Kepala SMPN 2 Oheo, dan Wa Ode Ermina, S.Pd. sebagai Kepala SMPN 1 Oheo.
Selanjutnya, Misrawati Kia, S.Pd.I. sebagai Kepala TK Negeri Satap Bende Motui, Rosnawati Pagala, S.Pd. sebagai Kepala TK Negeri Konasara Oheo, Juhartin, S.Pd. sebagai Kepala TK Negeri Maspul Wiwirano, Hamsati, S.Pd. sebagai Kepala TK Negeri Satap Lasolo, Niarlianti, S.Pd. sebagai Kepala TK Negeri Mekar Sari Sawa, Mellianty Alelo, S.Pd. sebagai Kepala TK Negeri Morombo Pantai, Lasolo Kepulauan, dan Hasim Ashari, S.Pd. dilantik sebagai Kepala TK Negeri Harapan Bunda Langgikima.

Sejumlah pejabat lingkup pemda hadir dalam pelantikan tersebut, di antaranya Staf Ahli TP PKK Konut Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd, Sekretaris Daerah (Sekda) Konut, Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd., para Staf Ahli, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat dan lurah dari seluruh wilayah Konawe Utara.
H. Abuhaera mengatakan, pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sektor pendidikan sebagai bagian dari visi besar Pemda Konut yakni Konawe Utara sebagai “Rumah Bersama yang Semakin Maju dan Sejahtera.”
Mantan Sekda Konut itu turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para kepala sekolah yang baru saja dilantik. Ia menekankan bahwa pengangkatan pejabat fungsional guru sebagai kepala sekolah bukan hanya penugasan administratif semata, melainkan amanah besar dalam membentuk masa depan daerah melalui pendidikan.

“Kepala sekolah adalah ujung tombak dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan. Saudara-saudari yang dilantik hari ini memikul tanggung jawab besar, bukan hanya sebagai pengelola sekolah, tetapi juga sebagai pemimpin yang membentuk karakter generasi penerus Konawe Utara,” ujar Wabup.
Ia juga menambahkan bahwa transformasi pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif, inspiratif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Pelantikan ini, lanjutnya, harus menjadi awal dari kerja keras, inovasi, dan kolaborasi di lingkungan sekolah masing-masing.

“Kita tidak ingin hanya mengejar angka atau laporan administratif. Kita ingin sekolah-sekolah di Konawe Utara menjadi pusat pembelajaran yang menyenangkan, berdaya saing, dan mampu menciptakan insan yang unggul secara intelektual dan akhlak,” tegas eks Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konut itu.
Wakil Bupati juga menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari proses pembinaan karier aparatur sipil negara (ASN) yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, integritas, dan kebutuhan organisasi. Oleh karena itu, kepada para kepala sekolah yang baru dilantik, diimbau agar senantiasa menjaga etika profesi, disiplin kerja, dan loyalitas terhadap pemerintah daerah.

“Jabatan ini bukan hadiah, tetapi amanah. Gunakan kewenangan dengan bijak, penuhi tugas dengan tanggung jawab, dan jadilah pemimpin yang membawa perubahan positif di sekolah masing-masing,” harapnya.
Pelantikan ini juga, tambah dia, menjadi bagian penting dalam penguatan struktur kepemimpinan di sektor pendidikan, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan pembelajaran pascapandemi dan dinamika kurikulum nasional.
Dengan semangat “Rumah Bersama yang Semakin Maju dan Sejahtera,” Pemkab Konawe Utara berharap para kepala sekolah dapat bersinergi menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, inovatif, dan mampu mencetak SDM unggul untuk masa depan daerah. (ADV)













