SIDOARJO, SULTRASATU.COM – Putra-putri Konawe Utara kembali membawa kabar membanggakan dari tingkat nasional. Sejumlah taruna asal Bumi Oheo sukses menorehkan prestasi di Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Sidoarjo, sekaligus menjadi bukti keberhasilan dukungan pendidikan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.
Capaian tersebut terungkap dalam Upacara Gelar Prestasi dan Penutupan Masa Basis Taruna/i Politeknik KP Sidoarjo Angkatan ke-28 yang berlangsung di Sidoarjo, Sabtu (20/12/2025). Pemerintah Kabupaten Konawe Utara hadir langsung dalam kegiatan tersebut, diwakili Asisten III Setda Konawe Utara, Drs. La Ondjo, M.Si, yang juga menjabat Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan.

Di tengah ratusan taruna dari berbagai daerah, putra-putri Konawe Utara mampu menunjukkan daya saing. Habib Ahmad, taruna asal Kecamatan Molawe, meraih Juara III Nasional Olimpiade Kimia. Dari Kecamatan Lasolo, Nur Alamsyah mencatatkan prestasi di bidang tahfidz Al-Qur’an, sementara Leo Rahmat sukses menyabet Juara II Pencak Silat pada ajang Bupati Cup.
La Ondjo mengatakan, saat ini terdapat 13 putra-putri Konawe Utara yang sedang menempuh pendidikan di Politeknik KP Sidoarjo, terdiri dari 10 taruna dan 3 taruni. Seluruh kebutuhan pendidikan mereka dibiayai penuh oleh pemerintah daerah melalui program Beasiswa Konasara Smart.
“Bapak Bupati Konawe Utara berkomitmen agar tidak ada anak daerah yang cerdas dan berprestasi terkendala biaya. Melalui Beasiswa Konasara Smart, seluruh biaya pendidikan, biaya hidup, hingga operasional mereka ditanggung sampai selesai,” kata La Ondjo.

Ia menegaskan, prestasi yang diraih para taruna tersebut menjadi bukti bahwa putra-putri daerah memiliki kemampuan bersaing di level nasional jika diberikan ruang dan dukungan yang tepat. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong lahirnya generasi muda Konawe Utara yang unggul dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Sementara itu, Direktur Politeknik KP Sidoarjo, Dr. Yaser Krisnavi, menjelaskan bahwa sistem pendidikan di kampus tersebut dirancang agar taruna siap masuk dunia kerja sebelum menyelesaikan studi. Pada tahun pertama, taruna dibekali pendidikan karakter, kemudian dilanjutkan dengan penguatan kompetensi bersertifikat pada tahun kedua.
“Target kami bekerja sebelum yudisium. Di semester lima dan enam, taruna sudah magang di industri atau mengembangkan usaha,” ujar Yaser.

Ia juga mengungkapkan peluang magang internasional ke Tiongkok yang terbuka bagi taruna Politeknik KP Sidoarjo. Program kerja sama internasional tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Tiongkok dan menjadi sarana bagi taruna untuk memperluas wawasan global serta menguasai teknologi perikanan modern.
Kegiatan itu ditutup dengan penyematan PIN Masa Basis kepada dua taruna terbaik, Ilham Mustafi asal Kalimantan Barat dan Anita Dwi Suryanegoro asal Tegal, sebagai penanda berakhirnya masa pembinaan dasar taruna dan taruni.
Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap, bekal ilmu, keterampilan, dan karakter yang ditempa di Politeknik KP Sidoarjo dapat menjadi modal penting bagi para taruna dan taruni asal Konawe Utara untuk kembali ke daerah dan berkontribusi nyata dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan, yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan daerah. (Ed)













