Hukrim

Duka di Sungai Awunio, Siswa SMP yang Diterkam Buaya Ditemukan Meninggal Dunia

Redaksi
1554
×

Duka di Sungai Awunio, Siswa SMP yang Diterkam Buaya Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan saat menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga. Foto: Dokumentasi Basarnas Kendari.

KONAWE SELATAN, SULTRASATU.COM – Upaya pencarian terhadap Rafli (14), siswa SMP asal Desa Awunio yang dilaporkan hilang diterkam buaya, berakhir dengan kabar duka.

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Senin sore (5/1/2026).

Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 13.05 WITA.

Sepulang sekolah, Rafli bersama rekan-rekannya pergi ke Sungai Awunio di Kecamatan Kolono untuk mandi sekaligus mencuci pakaian.

BACA JUGA:  Kerap Curi Motor di Area Kampus, Pria di Kendari Ditangkap Polisi

Namun, keceriaan itu berubah menjadi mencekam saat seekor buaya tiba-tiba muncul dan menerkam korban di hadapan teman-temannya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., mengonfirmasi bahwa setelah pencarian intensif selama beberapa jam di tengah cuaca mendung, jasad korban akhirnya ditemukan.

“Pada pukul 17.30 WITA, Tim SAR Gabungan bersama masyarakat menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Posisi penemuan berada sekitar 50 meter dari lokasi terakhir korban terlihat (LKP),” jelas Amiruddin.

BACA JUGA:  Tidak Terbukti Bersalah, Guru Supriyani Divonis Bebas

Proses evakuasi segera dilakukan oleh tim di lapangan menggunakan rubber boat dan ambulans.

Jasad remaja tersebut kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Rescuer KPP Kendari, BPBD Konsel, Polair Konsel, Damkar Konsel, hingga bantuan penuh dari warga setempat.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR di Sungai Desa Awunio resmi dinyatakan ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

BACA JUGA:  KPK Tetapkan 5 Tersangka OTT di Sultra Termasuk Bupati Koltim Abd Azis, Rugikan Negara Rp9 Miliar

Tragedi ini menjadi peringatan bagi warga di sekitar aliran Sungai Awunio untuk tetap waspada terhadap ancaman predator air, terutama saat beraktivitas di pinggir sungai.(Ed)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow