Hukrim

Sempat Bantah Kena OTT, Bupati Koltim Abdul Azis Akhirnya Dibawa KPK ke Jakarta

Redaksi Sultrasatu
694
×

Sempat Bantah Kena OTT, Bupati Koltim Abdul Azis Akhirnya Dibawa KPK ke Jakarta

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, SULTRASATU.COM – Langkah Bupati Kolaka Timur Abdul Azis terhenti di Makassar. Usai menghadiri Rakernas Partai NasDem, ia dijemput KPK dan bermalam di ruang pemeriksaan Polda Sulawesi Selatan. Siang ini, Jumat (8/8/2025), giliran pesawat yang membawanya ke Jakarta, menuju Gedung Merah Putih, KPK.

Kamis (7/8/2025), tak lama setelah ia meninggalkan arena Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem di Makassar, Sulawesi Selatan, petugas KPK mencegatnya. Sebelumnya, Abdul Azis bersama DPP NasDem membantah kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK setelah pemberitaan berbagai media.

“Sudah semalam dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polda Sulsel,” ujar Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, Jumat (8/8/2025).

BACA JUGA:  Digerebek di Villa Molawe, Dua Pria Diamankan Satresnarkoba Konut dengan Barang Bukti Sabu 8,36 Gram

Ia menambahkan, Abdul Azis akan diterbangkan ke Jakarta siang ini. “Pukul 15.00 WIB insya Allah tiba di K4 (Gedung Merah Putih),” ucapnya.

Penangkapan itu merupakan bagian dari operasi senyap KPK di tiga lokasi, Jakarta, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Di dua lokasi pertama, tujuh orang yang terdiri dari pegawai negeri sipil dan pihak swasta sudah lebih dulu mendarat di Jakarta pada Kamis malam.

BACA JUGA:  Ibu Menyusui Hilang Usai Ditahan Polisi, PPWI dan LBH Desak Kapolri, HAM, dan Lembaga Terkait Bertindak

Namun operasi di Makassar memunculkan polemik. Wakil Ketua KPK Johanis Tanak sempat membenarkan Abdul Azis terjaring OTT. Tak lama, Bendahara Umum NasDem Ahmad Sahroni menggelar jumpa pers. Ia membantah kabar itu.

“Sangat disayangkan, karena yang bersangkutan ada di sebelah saya dan ikut Rakernas,” ucap Sahroni.

KPK menyebut kasus ini berkaitan dengan dugaan suap proyek pembangunan atau peningkatan kualitas rumah sakit, menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

BACA JUGA:  Polda Sultra Bekuk 2 Terduga Pengedar dan Sita 1,2 Kilo Sabu-Sabu

“Dugaan suap proyek peningkatan kualitas rumah sakit dengan sumber dana DAK,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (ED)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow