Advertorial

Bimtek Aplikasi Luale, Sekda Konut Ingatkan ASN Harus Melek Teknologi

Redaksi Sultrasatu
2899
×

Bimtek Aplikasi Luale, Sekda Konut Ingatkan ASN Harus Melek Teknologi

Sebarkan artikel ini
Bimtek aplikasi Luale serta evaluasi standar pelayanan lingkup Pemda Konut.

KONAWEUTARA, SULTRASATU. COM- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Utara (Konut) dibawah kepemimpinan Bupati Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si, IPU., ASEAN.Eng dan Wakil Bupati H Abuhaera S.Sos, M.Si mengembangkan pelayanan publik melalui elektronik aplikasi luale.

Serangkaian kegiatan dilakukan yakni bimbingan teknis (bimtek) aplikasi layanan berusaha terpadu melalui elektronik aplikasi luale serta, evaluasi standar pelayanan di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Utara tahun 2024.

Sekertaris Daerah (Sekda) Konut Safruddin S.Pd, M.Pd.

Kegiatan bintek ini berlangsung pada 30 Juni 2024 sebagai komitmen Pemda mewujudkan pelayanan publik berkualitas, bersih, transparan, akuntabel, termudah dan dipercaya.

Dalam sambutannya, Sekertaris Daerah (Sekda) Konut Safruddin S.Pd, M.Pd menyampaikan bimtek yang dilaksanakan ini dapat membawa manfaat besar, kepada bangsa, negara dan Kabupaten Konawe Utara.

BACA JUGA:  Komitmen Aparat Desa se-Kecamatan Moramo Kelola Potensi Wilayah untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

“Alhamdulillah, hari ini kita akan melakukan bimbingan teknis (bimtek) aplikasi layanan berusaha terpadu melalui elektronik atau kita kenal dengan aplikasi luale, ” terang Safruddin.

Safruddin mengatakan, lahirnya aplikasi luale ini merupakan wujud nyata komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui teknologi modern yang memudahkan akses dan meningkatkan efisiensi.

Dimana, penerapan aplikasi luale sebagai bagian integral dari pelayanan sistem pemerintahan berbasis elektronik ini dilakukan semata-mata untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

“Sekaligus dapat memangkas biaya dan waktu, membasmi korupsi pelayanan, serta mewujudkan proses kerja yang efisien dan efektif, ” ungkapnya.

Bingkai Dispar

Bingkai ekoran dikbud bkad scaled

Lanjut Safruddin, setelah bimtek ini diharapkan agar aplikasi ini segera dijalankan serta diimplementasikan oleh perangkat daerah terkait.

Agar, kedepannya dapat menjadi lompatan besar bagi Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam mewujudkan e-government berbasis teknologi.

Serta, tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel, yang kesemuanya akan bermuara pada pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Konawe Utara yang lebih sejahtera dan berdaya saing.

“Dan yang tak kalah pentingnya, kegiatan bimtek aplikasi luale ini menjadi bentuk keseriusan kita Pemerintah Kabupaten Konawe Utara untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Safruddin menegaskan, selaku penyelenggara pelayanan publik, tentunya harus beradaptasi dengan teknologi digital saat ini.

Bimtek aplikasi Luale serta evaluasi standar pelayanan lingkup Pemda Konut.

Untuk bisa memperkuat pengelolaan data-data perizinan sehingga proses penyimpanan data, pencarian data, penghapusan data dan pembuatan laporan akan lebih efektif dan efisien.

“Pemanfaatan teknologi informasi ini, tentunya membuka peluang bagi kita pemerintah untuk berinovasi dalam menyediakan layanan bagi para aparatur negara dan masyarakat, termasuk dalam hal tata kelola perizinan, ” imbuhnya.

“Dan yang tak kalah pentingnya, melalui aplikasi luale ini, akan membantu mempermudah dalam pembuatan surat serta dengan adanya sistem berbasis aplikasi ini maka sistem akan dapat digunakan pada perangakat mana saja, dimana saja dan kapan saja,” tambahnya.

“Kami optimis melalui penerapan aplikasi luale ini, tentunya bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kabupaten Konawe Utara,” pungkasnya. (SS/Ed)

error: Content is protected !!