Daerah

Kain Tenun KONASARA Hiasi Pawai Budaya di HUT ke-62 Sultra, Wakil Bupati Konut Sebut Momen Strategis Perkenalkan Potensi Daerah

Redaksi
203
×

Kain Tenun KONASARA Hiasi Pawai Budaya di HUT ke-62 Sultra, Wakil Bupati Konut Sebut Momen Strategis Perkenalkan Potensi Daerah

Sebarkan artikel ini
Kain tenun KONASARA Konawe Utara melenggang di pawai budaya HUT ke-62 Sultra. Foto: Ist.

KENDARI, SULTRASATU.COM – Wakil Bupati Konawe Utara (Konut), H. Abuhaera, S.Sos. M.Si mewakili Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH. MH menghadiri pembukaan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang digelar di Lapangan Eks MTQ, Kendari, Jumat (24/4/2026).

Abuhaera turut didampingi Wakil Ketua TP PKK Konawe Utara, Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd, M.M, Sekretaris Daerah Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd, jajaran staf ahli, asisten, kepala OPD dan camat lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.

Pembukaan HUT ke-62 Sultra berlangsung meriah dengan agenda utama pawai budaya yang diikuti seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Konawe Utara.

Ribuan masyarakat memadati lokasi acara untuk menyaksikan parade budaya yang menampilkan keberagaman adat istiadat, seni tradisional, serta kekayaan budaya dari 17 daerah.

Wabup Konut, Abuhaera bersama istri dan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat pembukaan HUT ke-26 Sultra. Foto: Ist.

Dalam pawai budaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menampilkan tenun KONASARA yang merupakan kain tradisional simbol kearifan lokal masyarakat Konawe Utara di bawah bimbingan Ketua Dewan kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Konawe Utara, Hj. Wisra Wastawati. Tenun ini mendapat perhatian masyarakat karena menampilkan motif khas yang sarat nilai budaya dan filosofi lokal.

BACA JUGA:  2.500 Peserta Ikuti Kemah Bakti Hari Pramuka ke-64, Pemda Konawe Utara Hadirkan Perkemahan Eksekutif

Penampilan tenun KONASARA menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam melestarikan budaya daerah di tengah arus modernisasi. Selain menjadi identitas budaya, tenun lokal juga memiliki nilai ekonomi yang dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan kesejahteraan para perajin.

Kebersamaan seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mengikuti rangkaian pembukaan HUT Sultra menunjukkan soliditas dan komitmen dalam mendukung agenda pembangunan daerah yang terintegrasi dengan visi pembangunan provinsi.

Selain pawai budaya, kegiatan pembukaan juga dirangkaikan dengan lomba lulo massal yang melibatkan peserta dari berbagai daerah. Tarian lulo, sebagai warisan budaya khas Sulawesi Tenggara, menjadi simbol kebersamaan, persatuan, dan persaudaraan masyarakat.

BACA JUGA:  RPJMD Konsel 2025-2029 Mulai Disusun, Wujudkan Program Pemerintah yang Prorakyat

Ribuan peserta terlihat antusias mengikuti lomba lulo dengan penuh semangat. Gerakan yang dilakukan bersama-sama menggambarkan harmoni antar daerah serta semangat persatuan dalam keberagaman.

Kontingen Konanwe Utara saat mengikuti pawai budaya HUT ke-62 Sultra dengan mengunakan kain tenun KONASARA. Foto: Ist.

Wakil Bupati Konawe Utara Abuhaera mengatakan, HUT ke-62 Sultra menjadi momen untuk mempererat hubungan antar daerah semakin kuat dan budaya lokal terus terjaga sebagai aset penting pembangunan daerah. Kehadiran Konawe Utara dalam perayaan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi budaya dan ekonomi daerah kepada masyarakat luas.

“Perayaan HUT Sultra bukan hanya menjadi ajang seremoni tahunan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat identitas budaya, mempererat hubungan antar daerah, serta mendorong produktivitas demi terwujudnya Sultra yang semakin maju, sejahtera dan berdaya saing,” terang Abuhaera.

BACA JUGA:  Pemda Bersama Kemenag Konut Tetapkan Besaran Zakat Fitrah Tahun 2025, Ini Rinciannya

Menurutnya, keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam perayaan HUT Sultra bukan hanya sebagai bentuk partisipasi seremonial, tetapi juga sebagai komitmen untuk terus memperkuat sinergi antar daerah dalam mendukung pembangunan provinsi.

“Momentum HUT Sultra ini menjadi ajang mempererat persaudaraan antar kabupaten/kota sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya yang menjadi identitas daerah. Konawe Utara tentu hadir untuk mendukung semangat kebersamaan tersebut,” ujar Abuhaera di sela kegiatan.

Diketahui, pembukaan HUT ke-62 Sultra dengan mengusung tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera” di buka secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka. Ia menjelaskan, tema HUT Sultra tahun 2026 menggambarkan komitmen bersama dalam meningkatkan produktivitas daerah demi kesejahteraan masyarakat.

Rangkaian peringatan HUT Sultra dijadwalkan berlangsung hingga 27 April 2026 dengan beragam kegiatan seperti festival kuliner, pameran ekonomi kreatif, hiburan rakyat, dan penampilan artis ibu kota.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah. (Edy)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow