Daerah

Gerakan Tanam Serentak 10.000 Hektare, Konawe Utara Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan

Redaksi
180
×

Gerakan Tanam Serentak 10.000 Hektare, Konawe Utara Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini
Pemda Konawe Utara gelar penanaman serentak padi sawah. Foto: Ist.

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut), menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional swasembada pangan melalui kegiatan penanaman serentak padi sawah di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang berlangsung di Desa Lamonae Utama, Kecamatan Wiwirano, Kamis (8/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara, Ram Asyur Supu, SH., yang didampingi Wakil Ketua I DPRD Konawe Utara, I Made Tarubuana. Acara itu juga terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., Wakil Menteri Pertanian Sudaryono B.Eng., MM., MBA., serta jajaran Kementerian Pertanian.

Dalam sambutan Bupati Konawe Utara yang dibacakan oleh Asisten I Setda, disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari “Gerakan Tanam Serentak 10.000 Hektare Padi Sawah di 17 Provinsi Lokasi Cetak Sawah Rakyat.” Program tersebut bertujuan mempercepat peningkatan produksi padi nasional sebagai langkah strategis menuju swasembada pangan.

BACA JUGA:  Bocah 10 Tahun di Koltim Ditemukan Meninggal usai Hilang di Sungai Desa Lalowosula Ladongi
Program tanam padi sawah serentak merupakan dukungan swasembada pangan. Foto: Ist.

“Program ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara, yakni menjadikan Konawe Utara sebagai rumah bersama yang semakin maju dan sejahtera. Salah satu fokus utamanya adalah menciptakan perekonomian daerah yang produktif dan berdaya saing, khususnya di sektor pertanian,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini Konawe Utara memiliki luas sawah fungsional sekitar 1.500 hektare. Namun untuk mencapai kemandirian pangan daerah, dibutuhkan tambahan sekitar 1.000 hektare sawah aktif melalui program cetak sawah baru, optimasi lahan, maupun rehabilitasi. Dengan demikian, total luas sawah dapat mencapai 2.500 hektare, atau setara 5.000 hektare dalam dua musim tanam setiap tahun.

BACA JUGA:  Pimpin Apel Gabungan, Wabup Konawe Utara Ancam Sanksi Pecat bagi Pegawai Malas

“Target ini menjadi prioritas yang terus kita kejar demi mewujudkan kemandirian pangan di Konawe Utara,” tegasnya.

Sementara, laporan Kepala Dinas Pertanian yang dibacakan oleh Kabid Sutono, A.Md., SE., menyebutkan bahwa pada tahun 2025, program Cetak Sawah Rakyat (CSR) secara nasional hanya dilaksanakan di 17 provinsi. Sulawesi Tenggara menjadi salah satu daerah penerima program tersebut dengan total kuota 6.745 hektare, di mana Kabupaten Konawe Utara mendapat alokasi target seluas 500 hektare.

Program tanam padi sawah serentak merupakan dukungan swasembada pangan. Foto: Ist.

Dalam mendukung percepatan tanam di lokasi CSR, pemerintah juga menyediakan berbagai sarana produksi. Bantuan yang disalurkan meliputi pupuk NPK sebanyak 120 ton, pupuk urea 98 ton, serta benih padi sebanyak 20 ton.

BACA JUGA:  AJP Pertanyakan Rehabilitasi Poros Ambaipua-Motaha Belum Dikerjakan, Pemenang Tender Sudah Ada

Tidak hanya itu, dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga turut diperkuat melalui penyediaan traktor roda empat sebanyak 7 unit, traktor roda dua 19 unit, rotavator 10 unit, combine harvester 3 unit, alkon 17 unit, serta satu unit drone pertanian.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta dukungan sarana yang memadai, diharapkan program cetak sawah rakyat ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Konawe Utara.

Kegiatan penanaman serentak ini menjadi simbol optimisme dan kerja bersama dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. (Edy)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow