KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM- Bupati Konawe Utara (Konut), H. Ikbar, SH., MH, menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Konawe yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Konawe, Selasa (3/3/2026).
Bupati Ikbar hadir dengan mengenakan pakaian adat Tolaki berwarna merah berbalut sulaman emas yang mencolok namun tetap elegan. Busana adat tersebut tidak hanya merepresentasikan identitas budaya masyarakat Tolaki, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga dan dilestarikan di tengah arus modernisasi.
Kehadiran Bupati Konut Ikbar didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara Asmadin, S.Pd., MM, Kepala Bagian Protokol, Amir Mahmud Moita, S.Sos., M.M, serta Kepala Bagian Umum Setda Konut.

Upacara dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara serta sejumlah kepala daerah di Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutannya, Ia mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk terus meningkatkan pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, serta mengoptimalkan potensi daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Momentum peringatan hari jadi Kabupaten Konawe tersebut menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang pembangunan sekaligus mempererat sinergi antarwilayah di Sulawesi Tenggara,” katanya.
Sementara, Kehadiran Bupati Konut dalam peringatan ini menjadi wujud dukungan dan komitmen terhadap kemajuan daerah tetangga. Dalam kesempatan itu, Bupati Konut menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-66 Kabupaten Konawe.
“Tentu kita berharap di usia yang semakin matang, Kabupaten Konawe dapat terus berkembang, berinovasi, serta meningkatkan daya saing daerah terutama kolaborasi lintas daerah sangat penting untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan, termasuk penguatan sektor pendidikan, pertanian, dan infrastruktur dasa,” beber Ikbar.

Diketahui, upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat, ditandai dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan sejarah singkat Kabupaten Konawe, serta penampilan atraksi budaya daerah yang menambah semarak suasana.
Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat identitas daerah, dan melanjutkan semangat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Mita)













