Headline News

4 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Penghujan dan Mesti Diwaspadai

Avatar
825
×

4 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Penghujan dan Mesti Diwaspadai

Sebarkan artikel ini
4 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Penghujan dan Mesti Diwaspadai
Ketgam: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Ellfi.

KENDARI, SULTRASATU.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) membeberkan sejumlah penyakit yang sering muncul di musim penghujan dan patut diwaspadai oleh masyarakat.

Penyakit yang dimaksud diantaranya, influenza, demam berdarah dangue (DBD), tipes, dan diare.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Ellfi mengatakan penyakit di musim paling banyak di laporkan oleh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan fasilitas kesehatan lainya adalah Influenza.

“Nah karena Covid -19 belum berakhir, dan jangan sampai masyarakat menganggap itu flu biasa, tapi ternyata sudah terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga kita menghimbau, jika memiliki gejala influenza yang tidak biasa segera laporkan ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa,” harap Ellfi, Senin ,13 Februari 2023.

Penyakit terbanyak kedua di musim penghujan lanjut Ellfi, adalah demam berdarah. Pasalnya, di musim hujan, nyamuk Aedes aegypti sangat berpotensial untuk berkembang biak sehingga menimbulkan DBD.

“Jadi menang kita mulai mengantisipasi hal-hal tersebut. Tentu kita juga imbau, kalau ada masyarakat yang mengalami demam dan sudah lebih beberapa hari disertai dengan gejala ruam, yeri bagian badan agar segera laporkan kepusat kesehatan,” katanya.

Terkait tipes yang paling banyak dilaporkan ke 3 sebagai penyakit di musim hujan, memang masih menjadi salah satu penyakit yang banyak ditemukan di Kendari.

Sehingga tentu membutuhkan perhatian serius.
“Penyakit yang juga banyak ditemukan adalah diare, karena memang saat hujan banyak genangan air yang tercemar dengan kuman, ditambah lagi perilaku hidup bersih yang tidak bagus, makanan yang tidak sehat sehingga menimbulkan diare,” tutup Ellfi.  (SS/MEI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!