Daerah

Wagub Sultra Dorong Peran Media Siber saat Buka Rakerda JMSI Sultra

Redaksi
1440
×

Wagub Sultra Dorong Peran Media Siber saat Buka Rakerda JMSI Sultra

Sebarkan artikel ini
Wagub Sultra, Ir. Hugua, M.Ling., secara resmi membuka Pelantikan Rakerda Pengurus Daerah JMSI Sultra Periode 2025–2030.

KENDARI, SULTRASATU.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Hugua, M.Ling., secara resmi membuka Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara Periode 2025–2030. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Claro Kendari, Jumat (19/12).

Selain membuka kegiatan, Hugua juga hadir sebagai narasumber dalam rangkaian Rakerda JMSI Sultra yang mengusung tema Peran Kritis Media Siber dalam Membangun Ekosistem Digital yang Berintegritas dan Berkeadilan.

Acara ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, Wakil Wali Kota Kendari, Wakil Bupati Kolaka, Ketua Umum JMSI Pusat beserta jajaran, perwakilan Dewan Pers, PT Antam Tbk Pomalaa, PD Aneka Usaha Kolaka, Universitas Halu Oleo (UHO), Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia Sultra, serta insan pers anggota JMSI.

Dalam sambutannya, Hugua menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus JMSI Sulawesi Tenggara yang akan dilantik. Ia berharap JMSI dapat menjadi mitra strategis pemerintah yang kritis, bertanggung jawab, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

BACA JUGA:  Tinjau Pembangunan Proyek Fisik, Bupati dan Wabup Konut Pastikan Semua Pengerjaan Rampung Sesuai Rencana

“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus JMSI yang akan dilantik. Semoga ke depan JMSI menjadi mitra pemerintah yang kritis, bertanggung jawab, dan bersama-sama memikul tanggung jawab dalam membangun daerah,” kata Hugua.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wakil Gubernur Sultra secara resmi membuka Pelantikan dan Rakerda Pengurus Daerah JMSI Sulawesi Tenggara Periode 2025–2030.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Daerah JMSI Sultra oleh Ketua Bidang Organisasi JMSI Pusat, Faisal Andri Mahrawa. Pelantikan kemudian dilakukan langsung oleh Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santoso, dilanjutkan dengan pengucapan janji prasetya serta penyerahan pataka organisasi.

Pada sesi pemaparan materi, Hugua membawakan topik bertajuk Peluang dan Tantangan Global dan Lokal/Internal. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah dalam forum JMSI merupakan bentuk komitmen untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan insan pers.

BACA JUGA:  HUT ke-61 Sultra, Bupati Konsel Komitmen Bersinergi dan Dukung Kemajuan Provinsi Sultra

“Kami hadir bukan untuk menggurui, tetapi untuk bersama-sama membangun daerah ini sebagai bagian dari komunitas,” ujarnya.

Turut hadir juga Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman dan Andre Darmawan selaku Ketua LBH HAMI Sultra.

Hugua menekankan peran strategis media di tengah dinamika global yang terus berubah. Menurutnya, media memiliki empat fungsi utama, yakni sebagai katalisator antara pemerintah dan masyarakat, edukator publik, sarana promosi, serta pengawas kebijakan publik.

“Media mentransformasikan peristiwa menjadi informasi yang menciptakan proses pembelajaran baru bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung tantangan bonus demografi Indonesia menuju 2045, di mana sekitar 70 persen penduduk berada pada usia produktif. Kondisi tersebut, kata Hugua, dapat menjadi peluang besar jika diiringi edukasi yang tepat, namun berpotensi menjadi masalah jika tidak dikelola dengan baik.

BACA JUGA:  Terkait Kasus Penipuan Dana Umroh di Aceh Utara, PPWI Surati Mabes Polri

“Di sinilah peran pers menjadi sangat strategis, agar bonus demografi tidak berubah menjadi kecelakaan demografi,” tegasnya.

Selain itu, Hugua menilai posisi Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar dalam percaturan ekonomi global, seiring pergeseran pusat peradaban dunia ke kawasan Asia. Potensi tersebut, menurutnya, harus didukung oleh kolaborasi pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan media.

Menutup paparannya, Hugua mengutip pemikiran Albert Einstein tentang pentingnya transformasi cara berpikir dalam menghadapi perubahan.

“Ekosistem baru menuntut cara berpikir dan pendekatan baru. Transformasi kesadaran menjadi kunci utama,” pungkasnya.

Melalui pelantikan dan Rakerda JMSI Sulawesi Tenggara ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan media siber dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, berintegritas, dan berkelanjutan.

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow