Metro KotaPendidikan

Sempat Digelar Online Selama 2 Tahun, Akhirnya 2.276 Mahasiswa UHO Wisuda Secara Offline di Auditorium Mokodompit

Avatar
3784
×

Sempat Digelar Online Selama 2 Tahun, Akhirnya 2.276 Mahasiswa UHO Wisuda Secara Offline di Auditorium Mokodompit

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Pelaksanaan Wisuda Secara Offline atau Tatap Muka di Auditorium Mokodompit Universitas Halu Oleo Kendari.

KENDARI, SULTRASATU.COM – Sebanyak 2.276 mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari mengikuti wisuda secara offline atau tatap muka di Auditorium Mokodompit, Selasa (1/11/2022).

Pelaksanaan wisuda itu digelar selama dua hari dan dibagi menjadi dua gelombang yang terdiri dari 15 fakultas 1 program pendidikan vokasi dan 1 program pascasarjana.

Untuk wisuda gelombang pertama sebanyak 1.136 mahasiswa, sementara gelombang kedua akan dilaksanakan pada 2 November 2022 diikuti 1.140 mahasiswa.

Rektor UHO Kendari, Profesor Muhammad Zamrun Firihu, serta mewakili seluruh civitas akademika Universitas Halu Oleo mengucapkan selamat dan sukses atas keberhasilan para wisudawan/wisudawati dalam menempuh pendidikan di UHO Kendari.

“Kepada orang tua, kami ucapkan selamat berbahagia atas lulusnya putra putri bapak dan ibu sekalian, hal ini tentu merupakan kesuksesan dan kebahagiaan orang tua dan keluarga. Semoga Allah SWT memberkahi dan memberi kemudahan para wisudawan-wisudawati untuk segera bekerja dan sukses di kemudian hari, Aamiin,” ucap Zamrun dalam sambutannya.

BACA JUGA:  Jadi Sekolah Penggerak,SMAN 1 Loghia Bakal Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar

Ia berharap kedepan para alumnus bisa sukses dalam kehidupan, untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Untuk itu, siapkanlah dan pantaskan diri anda jauh-jauh sebelum kesempatan itu datang.

“Bekali diri dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang memadai, agar anda bisa lebih baik, selalu kreatif, inovatif dan adaptif terhadap pembaruan dan mampu menyesuaikan diri dari berbagai tantangan dan keadaan yang kurang mendukung,” harapnya,” harap Zamrun.

Zamrun mengatakan, wisuda bukanlah akhir untuk berhenti belajar, namun sebaliknya ilmu yang sudah didapatkan di kampus ini digunakan untuk kemaslahatan umat manusia dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin komplek ke depan.

“Belajar merupakan peristiwa mental, proses internal yang tidak hanya melibatkan hubungan stimulus dan respon tapi lebih dari itu, bahwa belajar merupakan aktivitas yang melibatkan kegiatan berpikir yang kompleks dan juga dorongan mental yang dikendalikan oleh otak dan ketulusan hati untuk diniatkan membantu sesama,” kata Zamrun.

Rektor dua periode ini juga meminta agar para wisudawan/wisudawati terus mendukung program Tracer Study Alumni UHO melalui pengisian data di laman tracer.uho.ac.id.

Tracer study dijadikan sebagai salah satu indikator kinerja PT, oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Tracer study ditujukan untuk melacak jejak lulusan/alumni yang dilakukan 2 tahun setelah kelulusan.

“Hasil Tracer study akan membantu PT dalam mengetahui posisi lulusan yang telah terserap di dunia kerja serta menyiapkan kompetensi lulusan sesuai dengan yang diperlukan di dunia kerja. Partisipasi alumni sangat mendukung kemajuan Universitas Halu Oleo ke depan,” tutup Zamrun.

Untuk diketahui, sebelumnya selama dua tahun pelaksanaan wisuda di UHO Kendari digelar secara online dampak dari pandemi Covid-19. (Ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!