Headline News

PKK Diharapkan Mampu Membuat Perubahan Sosial

Avatar
950
×

PKK Diharapkan Mampu Membuat Perubahan Sosial

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Foto Sekot Kendari bersama TP PKK saat menjadi narasumber sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan

KENDARI, SULTRASATU.COM – Sekretaris Kota (Sekot) Kendari Ridwansyah Taridala mengaharapkan peran Tim pengerak PKK dalam membuat perubahan sosial. Khususnya perlindungan kekerasan terhadap perempuan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ridwansyah saat menjadi narasumber pada sosialisasi pencegahan kekerasan dan perlindungan khusus terhadap perempuan di Kota Kendari yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kendari.

Menurut Ridwansyah Taridala, salah satu peran pemerintah daerah untuk mengurangi angka tersebut dengan melaksanakan sosialisasi untuk mendorong peran aktif masyarakat.

BACA JUGA:  Pj Wali Kota Kendari Melantik 12 Pimpinan Tinggi Pratama, Sejumlah Kepala OPD Berganti

“Saya berharap peserta yang mengikuti sosialisasi khususnya Tim Penggerak PKK Kota Kendari dapat membuat perubahan sosial yang dibutuhkan untuk mengurangi tingkat kekerasan,” katanya, Selasa, 5 September 2023.

Sekda Kota Kendari juga menyampaikan, perempuan dan anak merupakan pihak yang sangat rentan terhadap tindak kekerasan. Sehingga Pencegahanya memerlukan penanganan yang tepat dan melibatkan berbagai lembaga dan juga partisipasi masyarakat.

BACA JUGA:  Harganas ke-30 di Banyuasin Sumsel Menjadi Motivasi Turunkan Prevalensi Stunting di Konsel

Lebih lanjut, Sekot menjelaskan, bahwa KDRT ini berdampak terhadap berbagai aspek khususnya pada tumbuh kembang anak dalam rumah tangga dan peran keluarga terhadap pencegahan stunting memiliki andil yang besar dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.

“Kalau sudah masuk kategori stunting itu akan menjadi obyek penangganan institusi. Kita di Pemerintah Kota Kendari ada 15 OPD yang konsen menangani konsen, kita sekarang Kota Kendari berada di posisi 17%. Insya Allah di tahun depan 2024 berada di angka 14% penurunan angka stunting,” tutupnya.(*)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow