Daerah

Perkuat Ekonomi Desa, Pemda Konut dan Dandim 1430 Letakkan Batu Pertama Gerai KDMP Matandahi

Redaksi
1440
×

Perkuat Ekonomi Desa, Pemda Konut dan Dandim 1430 Letakkan Batu Pertama Gerai KDMP Matandahi

Sebarkan artikel ini
Wabup Konut dan Perkuat Ekonomi Desa, Pemda Konut dan Dandim 1430 Letakkan Batu Pertama Gerai KDMP Matandahi

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program strategis nasional “Asta Cita” Presiden RI Prabowo Subianto.

Langkah ini dibuktikan dengan pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Matandahi, Kecamatan Motui, pada Minggu (4/1/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., bersama Dandim 1430/Konut, Letkol Kav. Kuswara, S.I.P.

Kehadiran gerai ini diproyeksikan menjadi motor penggerak baru bagi kemandirian ekonomi masyarakat desa di wilayah Bumi Oheo.

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Lewat Koperasi Multifungsi

Mewakili Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH., Wakil Bupati H. Abuhaera menegaskan bahwa Pemda Konut sepenuhnya mendukung penuh implementasi Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2025. Program Gerai KDMP ini dirancang sebagai koperasi multifungsi yang tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok, tetapi juga layanan kesehatan dan logistik.

BACA JUGA:  DPRD Konsel Gelar Rapat Bersama Eksekutif Bahas Raperda 2021-2022

“Pemerintah Kabupaten Konawe Utara tetap berkomitmen mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Pembangunan Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan adalah kunci untuk menekan inflasi dan memutus praktik dagang yang tidak sehat, sehingga masyarakat mendapatkan harga kebutuhan pokok yang terjangkau,” ujar H. Abuhaera.

Progres Masif: 92 Titik Terlaksana di Konawe Utara

Dandim 1430/Konut, Letkol Kav. Kuswara, S.I.P., menjelaskan bahwa Gerai KDMP Desa Matandahi akan mengelola berbagai unit usaha, mulai dari kios pangan (sembako), apotek desa, unit simpan pinjam, hingga layanan logistik dan pergudangan (cold storage).

BACA JUGA:  Legislator Sultra Bahtra Banong Diduga Terima Aliran Dana Korupsi CSR BI-OJK, KPK Sudah Tetapkan Dua Tersangka

Terkait pembiayaan, Letkol Kav. Kuswara menyebutkan bahwa anggaran bersumber dari APBN melalui PT Agrinas Nusantara, di mana TNI berperan aktif sebagai pengawas di lapangan untuk memastikan program berjalan tepat sasaran.

“Progres pembangunan fisik Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Konawe Utara sangat masif. Saat ini sudah mencapai 92 titik dari target total 96 titik, termasuk yang hari ini kita mulai di Desa Matandahi,” ungkap Dandim.

Dampak Sosial dan Infrastruktur

Selain memperkuat UMKM, pembangunan gerai ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi warga lokal serta meningkatkan nilai tukar bagi petani dan nelayan di Desa Matandahi.

BACA JUGA:  Hartini Azis Resmi Nahkodai Dekranasda Koltim Periode 2025-2030

Kehadiran infrastruktur seperti gudang dan ruang pendingin (cold storage) akan menjadi aset vital dalam menjaga ketahanan pangan desa secara berkelanjutan.

Acara peletakan batu pertama ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konut, Danramil 1430-01/Lasolo, Kepala Desa Matandahi Hasrudin, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pengurus Kopdes Merah Putih.

Dengan dimulainya pembangunan ini, Desa Matandahi kini menatap babak baru menuju desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi dalam peta ekonomi nasional.(Ed)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow