Headline News

MUI Sultra Bagi Bibit Tanaman Kelengkeng Gratis Bagi Warga Masagena

Avatar
817
×

MUI Sultra Bagi Bibit Tanaman Kelengkeng Gratis Bagi Warga Masagena

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Perwakilan MUI Sultra saat memberikan bibit tanaman Kelengkeng, Simbolis kepala Desa Masagena.

KONAWE SELATAN, SULTRASATU. COM – Komisi pemberdayaan ekonomi umat, dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tenggara (Sultra) membagikan sejumlah bibit tanaman Kelengkeng secara gratis kepada warga Desa Masagena, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Ketgam: Foto Bersama MUI Sultra dan Warga Desa Masagena setelah menyelesaikan pelatihan.

Pembagian gratis itu dilakukan di sela-sela pelatihan budidaya tanaman Kelengkeng jenis Itoh super dan matalada yang juga diselenggarakan oleh MUI Sultra di Aula Kantor Desa masagena, Sabtu, 17 Juni 2023.

BACA JUGA:  Lawan Stunting, Kopassus Salurkan Bantuan Nutrisi Tambahan dan Sembako

Pada pelatihan tersebut diikuti 40 warga di Desa Masagena

Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Sultra, Ir H Zuhri Rustan, mengatakan pelatihan budidaya merupakan kegiatan yang terprogram untuk pemberdayaan bagi warga dalam pengembangan ekonomi.

Bingkai Dispar

Bingkai ekoran dikbud bkad scaled

Di mana, tanaman jenis Kelengkeng jenis Itoh dinilai cocok dengan jenis tanah disekitaran wilayah Kecamatan Konda.

“Sesuai dengan petunjuk dari Dinas Perkebunan dan Holtikultura Sultra, Kelengkeng jenis Itoh memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Dimana, harga jual pasaran selalu stabil diharga 50-70 ribu rupiah perkilogramnya. Sehingga tanaman ini cocok di budidayakan,” kata Ir H Zuhri Rustan.

Dijelaskan, dam pelatihan tersebut, pihaknya juga memperlihatkan tata cara tanam, pembibitan dan pemupukan kepada warga berdasar hasil studi yang dilakukan oleh komisi bidang pemberdayaan ekonomi MUI di wilayah Klaten sebagai salah satu sentral budidaya dan penghasilan buah ke lengkeng di Indonesia.

“Total jumlah tanaman yang disalurkan sebanyak 160 pohon siap tanam, dimana tiap peserta pelatihan mendapatkan bibit gratis,” paparnya.

Diketahui, pelatihan ini turut dihadiri pihak pemerintah desa baik kepala desa, sekertaris desa, badan permusyawaratan desa, dan tokoh masyarakat. (SS/Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!