Headline NewsMetro KotaNewsPemerintahan

Masuki Tahun Politik, Bupati Konsel Ingatkan ASN Konsel Tidak Terlibat Politik Praktis

Avatar
851
×

Masuki Tahun Politik, Bupati Konsel Ingatkan ASN Konsel Tidak Terlibat Politik Praktis

Sebarkan artikel ini

KONAWE SELATAN, SULTRASATU.COM – Bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru saja diangkat untuk tidak terlibat politik praktis.

Itu disampaikan Surunuddin Dangga yang tinggal beberapa hari lagi, akan memasuki tahun politik. Diaman ASN sangat rawan terlibat dalam politik praktis.

“Saya mau sampaikan, tinggal menghitung hari kita memasuki tahun politik. Saya ingatkan kepada para ASN, hati-Hati kalau ada calon legislatif (Caleg) dan anda berfoto disitu, maka kontrak anda sebagai ASN akan diputus saat itu juga,” tegas Surunuddin.

Surunuddin berpesan, bagi ASN yang memiliki keluarga yang akan menjadi caleg, agar tidak berbangga. Pasalnya, jika berfoto saja dan kemudian di posting ke media sosial, bisa menjadi hal fatal.

BACA JUGA:  Bhabinkamtibmas Polsek Moramo Utara Rutin Laksanakan DDS Sambang

“Meskipun sebenarnya ASN tersebut tidak berfoto. Tapi kan keluarganya ini yang mengambil gambar dan langsung disebar. Nah ini yang mesti dijaga. Kita ini pelayan yang berpikir bagaimana murid-muridnya bisa bisa pintar,” jelas Surunuddin.

Bingkai Dispar

Bingkai ekoran dikbud bkad scaled

Tidak hanya guru, tenaga kesehatan (Nakes) Lingkup Konsel juga tidak luput dari perhatian Bupati Konsel. Ia berharap pelayanan kesehatan di Konsel bisa makin bagus jelang akhir tahun 2022.

“Insya Allah tahun depan kita akan membangun kurang lebih 100 lebih desa posyandu prima. Artinya apa, petugas kesehatan juga harus meningkatkan pelayanan. Jadi untuk menyamakan semua itu kita harus menyamakan persepsi,” ujarnya.

Surunuddin mengaku, dengan persepsi yang sama, ia ingin bisa mengevaluasi ASN mulai dari kepala sekolah hingga Kepala Puskesmas (Kapus)

“Saya harapkan dalam evaluasi itu guru-guru bersinergi. agaiman jam kerja itu kita ada, sesudah jam kerja ya silahkan untuk mencari tambahan atau apa. Usahakan jam kerja Itu Ada. jangan guru-guru kasih soal muridnya, terus kabur,” pintanya.

“Saya Harapkan itu tidak lagi terjadi, kita harus ada tanggung jawab pengabdian kita dan ini juga bagian dari ladang amal Kita,” tutup Surunuddin Dangga. (SS/MEI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!