Headline NewsNewsPemerintahan

Kota Kendari Kembali Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya

Avatar
637
×

Kota Kendari Kembali Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya

Sebarkan artikel ini
Kota Kendari Kembali Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya
Ketgam: Penghargaan KLA untuk Kota Kendari diberikan langsung Menteri PPPA.

KENDARI, SULTRASATU.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kembali meraih penghargaan Kota ayak Anak (KLA) kategori Nindya.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga pada Pemkot Kendari

Pejabat Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu, Selasa 25 Juli mengatakan penghargaan KLA merupakan wujud kerja sama dengan seluruh stakeholder khususnya gugus tugas KLA dan masyarakat yang ingin memenuhi hak anak.

Akan tetapi, menurut Asmawa, penghargaan bukan menjadi orientasi, tetapi yang menjadi poin utamanya adalah komitmen stakeholder untuk senantiasa melaksanakan pemenuhan hak anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Pemdes Lamokula Gunakan DD untuk Bantuan BLT KWH, Drainase sampai Bantuan Bibit Pinang Batara dan Pupuk Biotani

“Mari kita bersama-sama bekerja nyata untuk kepentingan masyarakat dalam hal kepentingan terbaik untuk anak-anak kita,” ajak Asmawa.

Bingkai Dispar

Bingkai ekoran dikbud bkad scaled

Sebelumnya, Menteri PPPA, Bintang Puspayoga menyampaikan, Penghargaan KLA tahun ini menunjukkan peningkatan yang cukup tajam di masing-masing kategori dari tahun sebelumnya.
Hal tersebut mencerminkan komitmen dan keseriusan para pemimpin daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan terwujudnya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak di wilayah mereka masing-masing.

“Amanat kontitusi mewajibkan negara untuk memenuhi semua hak anak, melindungi anak, dan menghargai pandangan anak sebagaimana tercantum dalam Konvensi Hak Anak yang diratifikasi melalui peraturan perundangan lainnya,” ungkap Menteri PPPA.

Bintang Puspayoga berharap, penghargaan kabupaten/kota layak anak 2023 menjadi cambuk penyemangat bagi daerah untuk bekerja lebih keras dalam melindungi kelompok anak dan memastikan pemenuhan haknya.
“Besar harapan saya bahwa daerah yang berhasil mendapatkan prestasi terbaiknya dapat menjadi inspirasi dan membagikan praktik-praktik baiknya bagi daerah lain yang juga sama-sama sedang berjuang menuju kabupaten/kota layak anak,” tutupnya. (SS/AW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!