AdvertorialDaerah

Bupati Konawe Utara Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejari Konawe

Redaksi Sultrasatu
738
×

Bupati Konawe Utara Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejari Konawe

Sebarkan artikel ini
Bupati Konawe, Konawe Utara, dan Bupati Konawe Kepulauan menghadiri pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe, di Claro Hotel Kendari, Jumat (25/7/2025) malam.

KENDARI, SULTRASATU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) turut menghadiri pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe yang lama Dr. H. Musafir Menca, SH., S.Pd., M.H kepada Kejari Konawe baru, Fachizal, S.H, di Claro Hotel Kendari, Jumat (25/7/2025) malam.

Bupati Konawe Utara H. Ikbar, SH., MH, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe Utara, Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr.Keb, menyerahkan cinderamata kepada Kepala Kejari Konawe yang lama Dr. H. Musafir Menca, SH., S.Pd., M.H.

Selain Pemda Konut, Pisah Sambut Kejari Konawe juga dihadiri Pemda Konawe dan Pemda Konawe Kepulauan (Konkep) yang merupakan wilayah teritorial Kejari Konawe. Dari Pemda Konut tampak Bupati Konawe Utara (Konut) H. Ikbar, SH., MH, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe Utara, Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr.Keb, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Safruruddin, S.Pd., M.Pd dan istri, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Penda Konut, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam acara tersebut, sejumlah prestasi  Kejari Konawe di bawah kepemimpinan Dr. H. Musafir Menca, SH., S.Pd., M.H selama 3 tahun 5 bulan menjabat, diuraikan.

BACA JUGA:  Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Konut Tinjau Lokasi Percetakan Sawah Baru di Desa Lamonae

Kepemimpinan Dr Musafir dalam menahkodai lembaga hukum tersebut teruji satu per satu. Hasilnya, mulai dari naik level dari tipe B ke A, meraih prestasi nasional dan menyelamatkan kerugian keuangan negara yang angkanya fantastis.

Dr Musafir memaparkan intisari capaiannya dalam mengendalikan wilayah teritorialnya yakni Konawe, Konut, dan Kabupaten Konkep.

Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Safruruddin, S.Pd., M.Pd dan istri turut menyerahkan cinderamata kepada Kepala Kejari Konawe yang lama Dr. H. Musafir Menca, SH., S.Pd., M.H.

Musafir menjelaskan sejak bertugas 9 Maret 2022 telah menangani berbagai perkara. Hal yang paling menggembirakan dari berbagai penanganan adalah keberhasilan menyelamatkan keuangan negara sebanyak Rp49 miliar pada tahun 2023.

“Lalu makin memuncak pada tahun ini sebesar Rp 66,7 miliar. Uang ini telah disetorkan ke kas negara sebagai PNBP,” terangnya di malam pisah sambut tersebut.

Selain itu, Musafir membeberkan tentang pendukung utama kelancaran tugas-tugasnya. Selain dukungan istri, solidnya internal jajaran adhyaksa Konawe juga yang terpenting terjaganya hubungan harmonisasi lintas lembaga.

BACA JUGA:  SMA Negeri 5 Konawe Selatan Genjot Tujuh Unit Pembangunan Rehabilitasi DAK 2024

Ia pun memuji jajaran kepolisian, pengadilan, pimpinan rumah tahanan, lembaga legislatif, komunikasi terbaik tiga pimpinan kepala daerah dan berbagai elemen termasuk dukungan pemberitaan lembaga pers yang sangat membantu tugas-tugas kejaksaan dalam menyebarkan informasi berkualitas.

“Tapi, walau demikian akrab dengan lembaga legislatif dan eksekutif tidak menghalangi tugas-tugas kami dalam menjalankan kerja secara profesional,” ujarnya yang disambut tepuk tangan tamu undangan.

Bupati Konut dan jajaran Kepala OPD lingkup Pemda Konut berpose bersama Kepala Kejari Konawe yang lama dan Kepala Kejari Konawe baru.

Dr Musafir juga mengucap terima kasih atas dukungannya selama ini dan memohon maaf atas khilafnya. “Saya yakin pimpinan Kejari Konawe yang baru akan lebih berpacu lagi membawa lembaga ini makin naik level,” harapnya.

Sementara, Kajari Konawe yang baru Fachrizal, S.H mengapresiasi capaian prestasi tersebut. “Akan kami tiru strategi kepemimpinan pak Musafir dan akan kami pertahankan prestasi serta sekuat tenaga menjadikan lembaga ini makin bermartabat,” katanya.

BACA JUGA:  Raih 15 Emas, Konawe Utara Juara Umum MTQ ke-XXX Tingkat Provinsi

Fachrizal juga meminta dukungan semua pihak untuk menjadikan institusi adhyaksa makin unggul dan terpercaya. Dia juga berharap agar nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) semakin baik. Sakip ini adalah satu penilaian apakah kinerja lembaga ini  meningkatkan efektif, efisiensi, dan transparans dalam penggunaan anggaran.

“Saya akan meniru ilmu pak Musafir walau dengan cara dipaksa. Paksaan dalam arti memiliki keinginan yang kuat untuk mengerjakan demi mencapai cita-cita luhur.  Saya juga berpesan dan menekankan kepada Pemda jika ada yang menghubungi lalu meminta sesuatu maka jangan ragu berkoordinasi langsung pada saya,” tutupnya. (ED)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow