Metro Kota

Batal Hadiri Kegiatan Rapat Konsolidasi Wilayah Partai Nasdem Sultra, Surya Paloh Bertolak ke Jakarta Karena Lelah

Avatar
1790
×

Batal Hadiri Kegiatan Rapat Konsolidasi Wilayah Partai Nasdem Sultra, Surya Paloh Bertolak ke Jakarta Karena Lelah

Sebarkan artikel ini

KENDARI, SULTRASATU. COM – Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Surya Paloh Batal menghadiri kegiatan Road Show di Kendari karena sakit saat tiba di Bandara Halu Oleo Kendari, pada Jumat (23/9/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, Surya Paloh terpaksa harus kembali ke Jakarta usai mendarat di Kendari.

Kedatangan orang nomor satu di Partai Nasdem itu rencananya untuk melakukan peninjauan lokasi pembangunan Kantor NasDem Tower pada pukul 11.00 Wita.

Sementara itu, beberapa pengurus pusat yang turun dari pesawat yang ditumpangi Surya Paloh.

BACA JUGA:  Rakorbin SDM dan PNS Polri Resmi Digelar, Waka Polri: Guna Dukung Stabilitas Keamanan

Diantaranya Anggota Majelis Tinggi yang juga Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi yang juga Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel dan Wakil Sekjen Hermali Taslim.

Namun hingga berita ini diterbitkan, Surya Paloh yang seharusnya tiba di Hotel Claro untuk menghadiri kegiatan Rapat Konsolidasi Wilayah Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak kunjung tiba.

Berdasarkan informasi di lokasi kegiatan Rapat Konsolidasi Partai NasDem Sultra, di Hotel Claro Kendari, Surya Paloh tidak jadi turun dari pesawat, karena pesawat kembali take off meninggalkan Bandara Halu Oleo Kendari.

“Pak Surya Paloh Sakit, mungkin beliau lelah dari Ternate,” ujar seorang kader Nasdem Sultra kepada awak media.

Sementara itu, Sekertaris NasDem Sultra, Abdul Aziz yang coba dikonfirmasi membantah adanya kabar tersebut.

Menurut dia, ketua umum mungkin mengalami kelelahan selama melakukan roadshow di beberapa daerah.

“Tidak benar, mungkin beliau (Surya Paloh) kelelahan,” ujar Abdul Azis.

Abdul Aziz juga menambahkan keputusan Ketua Umum kembali ke Jakarta dikarenakan ada agenda mendesak yang tidak bisa ditinggalkan.

“Ada sesuatu yang penting dan mendesak di Jakarta sehingga Pak Ketum kembali ke Jakarta,” tambah Abdul Aziz. (Ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!