AdvertorialDaerah

Bapperinda Konut Siapkan Forum Khusus untuk Sinkronkan Perencanaan Pembangunan Daerah

Avatar
12014
×

Bapperinda Konut Siapkan Forum Khusus untuk Sinkronkan Perencanaan Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) akan menyiapkan forum khusus untuk menyinkronkan perencanaan pembangunan daerah.

Untuk itu, pihak Bapperinda Konut mulai melakukan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) kecamatan untuk rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) tahun 2025.

Pelaksanaan musrenbang hari pertama dilakukan di Kecamatan Wiwirano pada Senin, 22 Januari 2024 yang diikuti jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, lurah, desa, dan perwakilan masyarakat.

BACA JUGA:  Berbalut Tenun Konasara, Ketua Dekranasda Konut Tampil Memukau saat Fashion Show Harmoni Sultra

Kepala Bapperinda Konut, Ir. La Ode Muhaimin, S.T., MPW mengatakan musrenbang kecamatan dilakukan sebagai bentuk penjaringan berbagai usulan rencana pembangunan yang dibutuhkan dalam wilayah kecamatan, desa maupun kelurahan.

“Ini menjadi rutinitas awal untuk melihat urgensi kebutuhan wilayah. Baik dari tingkat kecamatan, kemudian berlanjut pada tingkat kabupaten, kemudian ke provinsi,” kata Muhaimin pada Selasa, 23 Januari 2023.

Memurutnya, musrenbang tahun 2024 juga merupakan langkah menyusun rencana kerja pemerintah di tahun 2025 nanti.

BACA JUGA:  Mengenal Arti Tusuk Sembenya, Pilih Nomor 1 di Pilgub Sultra

“Olehnya itu, sinkronisasi dalam upaya percepatan transformasi dan terobosan pembangunan sangat dibutuhkan saat ini,” terangnya.

Saat ini, lanjut Muhaimin, pihaknya tengah mengupayakan forum bersama dengan pihak desa. Sehingga berbagai kebutuhan pembangunan dapat tersharing dengan  pemanfaatan dana desa, yang telah salurkan pemerintah pusat.

“Setelah pelaksanaan pemilihan umum, (pemilu) 14 Februari nanti, kami akan mengundang para desa se-Kabupaten Konawe Utara dalam sebuah forum bersama,” jelas Muhaimin.

Dijelaskanya, dalam musrenbang, nanti akan dilihat berbagai usulan pembangunan desa termasuk peruntukan dana desa.

BACA JUGA:  Stand Pemkab Konsel di Pekan Produk Unggulan HUT Sultra ke-60 Jadi Terfavorit

“Jadi disini nanti pemerintah daerah akan melihat mana saja usulan pembangunan ditingkatan desa yang dapat ditanggulangi dengan dana desa, sshingga tidak terjadi tumpang tindih lagi,” paparnya.

Ia pun menegaskan, bahwa pembangunan yang membutuhkan dana 20 hingga 30 juta, mestinya dapat mengunakan dana desa.

“Jadi pemerintah bisa lebih khusus melakukan pengerjaan yang lebih besar lagi,” tutupnya. (SS/Mit)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow