AdvertorialDaerahPemerintahan

Wabup Konut Tekankan Kesetaraan Gender Sebagai Elemen Penting Wujudkan Pembangunan yang Adil dan Inklusif

Redaksi Sultrasatu
992
×

Wabup Konut Tekankan Kesetaraan Gender Sebagai Elemen Penting Wujudkan Pembangunan yang Adil dan Inklusif

Sebarkan artikel ini
Wabup Abuhaera saat membuka rapat koordinasi penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Kabupaten Konawe Utara.

KONAWEUTARA, SULTRASATU.COM– Wakil Bupati (Wabup) Konawe Utara (Konut) H. Abuhaera, S. Sos., M.Si menekankan pentingnya kesetaraan gender sebagai elemen penting dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan inklusif.

Demikian disampaikan, Wabup Abuhaera saat membuka rapat koordinasi penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Kabupaten Konawe Utara (Konut), bertempat di Aula Hotel Oheo, Selasa, 6 Mei 2025.

“Pengarusutamaan Gender bukan semata-mata isu perempuan melainkan strategi pembangunan untuk memastikan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan, akses, partisipasi serta kontrol yang setara terhadap sumberdaya dan hasil pembangunan,” ungkap Wabup Abuhaera.

BACA JUGA:  Bupati Konut Bakal Jadi Inspektur Upacara 2 Mei, Peserta Diminta Kenakan Pakaian Adat

Melalui kegiatan tersebut, Wabup mengajak semua OPD untuk menjadi motor penggerak dalam mempercepat implementasi PUG di Kabupaten Konawe Utara.

“Pengarusutamaan gender merupakan elemen penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang adil dan inklusif,” tegasnya.

Diketahui, rapat koordinasi diikuti oleh seluruh kepala OPD beserta 1 orang staf. Saat rapatt koordinasi hadir beberapa pemateri.

BACA JUGA:  2.927 PPPK Kantongi SK pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Konawe Minta Integritas dan Kinerja Terbaik

Mulai dari, Ketua Baperida Kabupaten Konawe Utara, Kasubag Perencana Dinas Pemberdayaan Perempuan (PPA) dan Keluarga Berencana Prov. Sulawesi Tenggara Febrianti Dewi Ratna, S. Pi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Konawe Utara, Hj. Sarlina, S.Pd menuturkan rakor ini bertujuan memperkuat pemahaman serta meningkatkan koordinasi antar OPD dalam pelaksanaan PUG secara terpadu.

“Pengarusutamaan gender bukan hanya tanggung jawab perempuan, tetapi merupakan komitmen kolektif dalam menjamin hak dan akses yang setara bagi seluruh masyarakat,” terang Sarlina.

BACA JUGA:  Masyarakat Muna Barat Tumpah Ruah Hadiri Deklarasi dan Pendaftaran Darwin-Ali Basa

Sarlina juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi PUG sangat bergantung pada dukungan dan konsistensi para pimpinan OPD dalam menyusun kebijakan yang responsif terhadap isu-isu gender.

“Melalui kegiatan ini koordinasi antar OPD dalam pelaksanaan PUG secara dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (SS/ED)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow