Daerah

Presiden PMMI Hadiri Pengukuhan Ketua LAT Sultra, Dorong Harmoni Budaya di Bumi Anoa

Redaksi Sultrasatu
679
×

Presiden PMMI Hadiri Pengukuhan Ketua LAT Sultra, Dorong Harmoni Budaya di Bumi Anoa

Sebarkan artikel ini

KENDARI, SULTRASATU.COM – Presiden Pemersatu Masyarakat Muna Indonesia (PMMI), La Ode Riago, S.H., menghadiri acara Pengukuhan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dilaksanakan, di Hotel Aziza Syariah, Kota Kendari, Sabtu (12/6/2025).

Dalam acara yang berlangsung hikmad dan sarat nilai budaya tersebut, Dr. H. Lukman Abunawas, S.H., M.Si., M.H., resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPP LAT Sultra untuk masa jabatan 2025–2030. Kehadiran tokoh adat dari berbagai wilayah, termasuk perwakilan suku dan komunitas adat, menambah semaraknya prosesi pengukuhan yang disaksikan oleh ratusan tamu undangan.

La Ode Riago, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) Kabupaten Muna, menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan kepengurusan baru LAT Sultra. Dirinya menilai, pelestarian adat dan budaya merupakan tanggung jawab bersama, lintas suku dan generasi.

BACA JUGA:  Polda Sultra Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama Rangkaian Hari Bhayangkara ke-79

“Selamat atas pengukuhan Ketua DPP Lembaga Adat Tolaki Sulawesi Tenggara Dr. H. Lukman Abunawas, S.H., M.Si., semoga tetap menjaga dan melestarikan adat dan budaya Suku Tolaki serta menjaga harmonisasi dalam 4 Pilar Budaya Bumi Anoa. Salam Mepokoaso, Salam Kaseiseha, MUNA SATU BADAN,” ucapnya penuh semangat.

Sebelumnya, La Ode Riago juga menghadiri pembukaan Festival Liangkabori di Desa Liangkobori, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 14 Juli 2025. Festival ini menjadi bukti nyata eksistensi dan komitmen masyarakat adat dalam menjaga kearifan lokal yang diwariskan nenek moyang.

Sementara itu, Ketua Komunitas Pemerhati Budaya Warisan Suku Muna (KAMBAWUNA), Adi Munardi Kuti, S.Kom., S.E., turut mengapresiasi pelantikan kepengurusan baru LAT Sultra. Ia menilai bahwa peristiwa ini adalah momen penting yang dapat menjadi pintu pembuka kerja sama lintas budaya di Sultra.

BACA JUGA:  BKAD Konut Gelar Rapat Kerja Teknis Penyusunan Standar Harga Satuan

“Selamat atas pengukuhan Pengurus baru Lembaga Adat Tolaki. Semoga ruang-ruang komunikasi makin terbuka lebar dengan kami dari Kambawuna. Sebab, budaya Muna yang selama ini kami perjuangkan ternyata memiliki banyak irisan nilai dan filosofi dengan adat dan budaya Tolaki,” katanya.

Adi Munardi menegaskan pentingnya sinergi antar pilar budaya di Sulawesi Tenggara, yang dikenal memiliki kekayaan dan keunikan tradisi. Ia menyebut bahwa budaya Buton, Muna, Tolaki, dan Moronene—sebagai empat pilar utama kebudayaan Sultra—harus terus diperkuat dalam bingkai persatuan dan penghormatan terhadap perbedaan.

“Kami percaya, semakin kuat komunikasi antar lembaga adat dan komunitas budaya, semakin besar peluang menjaga identitas dan memperkuat jati diri daerah kita,” tambahnya.

BACA JUGA:  Hadiri Entry Meeting BPK, Gubernur Sultra Siap Kawal Akuntabilitas APBD 2025

Acara pengukuhan DPP LAT Sultra ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, namun juga menjadi momentum mempererat persaudaraan dan komitmen pelestarian adat di tengah modernisasi. Harmoni antar etnis dan suku menjadi kunci menjaga Bumi Anoa tetap rukun dalam keberagaman.

Dengan semangat kolaborasi dan nilai-nilai luhur warisan leluhur, para tokoh adat Sulawesi Tenggara diharapkan terus menjalin sinergi untuk menjaga kelestarian budaya sekaligus menjawab tantangan zaman. Sebab, budaya bukan sekadar simbol masa lalu, tetapi juga fondasi masa depan yang harus dijaga bersama.(SS/ED)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow