Daerah

‎Pertalite Tembus Rp15 Ribu, LIN Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Kelangkaan di Konsel

Redaksi
68
×

‎Pertalite Tembus Rp15 Ribu, LIN Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Kelangkaan di Konsel

Sebarkan artikel ini
Ketua DPC Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Konawe Selatan, Herianto, S.Sos., S.H.

‎KONAWE SELATAN, SULTRASATU.COM — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite kembali mencekik warga Kabupaten Konawe Selatan. Selain memicu antrean kendaraan yang mengular panjang di sejumlah SPBU, krisis pasokan ini dimanfaatkan pengecer untuk melambungkan harga hingga Rp15.000 per botol.

‎Kondisi lumpuhnya pasokan BBM eceran dan pemandangan antrean panjang ini telah berlangsung selama beberapa hari terakhir dan menjadi sorotan media lokal. Dampak kelangkaan paling meresahkan menyasar kelompok rentan seperti nelayan, petani, pelaku UMKM, hingga pengemudi angkutan umum yang menggantungkan mata pencaharian harian mereka pada kendaraan operasional.

‎Sorotan tajam datang dari Ketua DPC Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Konawe Selatan, Herianto, S.Sos., S.H. Ia mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk segera turun tangan memulihkan distribusi BBM bersubsidi.

“Kami menerima banyak keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh Pertalite. Di tingkat pengecer, harganya bahkan melonjak sampai Rp15.000 per botol. Ini sangat memberatkan masyarakat kecil yang seharusnya menjadi penerima utama BBM bersubsidi,” tegas Herianto.

‎DPC LIN Konawe Selatan menuntut langkah tegas dan evaluasi menyeluruh dari berbagai pihak, Pemerintah daerah, Pertamina Patra Niaga, dan aparat pengawas diminta membedah rantai penyaluran agar tepat sasaran.

Penegak hukum didorong mengusut tuntas potensi indikasi penimbunan atau penyimpangan di lapangan yang memicu kelangkaan. Pemerintah wajib memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab pasti krisis BBM ini guna menepis spekulasi liar di tengah publik.

BACA JUGA:  Maju Pilkada, 3 Anggota DPRD Konsel Terpilih Mundur

‎Herianto menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan kepastian pasokan BBM bersubsidi dengan harga yang sesuai standar aturan pemerintah, tanpa harus terus mengelus dada akibat ulah spekulan. (Edy)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow