Daerah

Peringati Hari Koperasi ke-78, Pemkot Kendari Dorong Transformasi Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Menuju Indonesia Emas

Redaksi Sultrasatu
582
×

Peringati Hari Koperasi ke-78, Pemkot Kendari Dorong Transformasi Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Menuju Indonesia Emas

Sebarkan artikel ini
Pemkot Kendari memperingati Hari Koperasi Nasional ke-78, di Lapangan Balai Kota Kendari, Senin (14/7/2025).

KENDARI, SULTRASATU.COM – Pemerintah Kota Kendari memperingati Hari Koperasi Nasional ke-78 melalui pelaksanaan apel gabungan aparatur sipil negara (ASN) yang berlangsung di Lapangan Balai Kota Kendari, Senin (14/7/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, dan diikuti oleh seluruh jajaran (ASN) serta insan koperasi di wilayah Kota Kendari.

Dalam sambutannya, Amir Hasan menegaskan kembali pentingnya koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan yang berkeadilan. Hal ini selaras dengan tema peringatan tahun ini, “Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur”, yang mencerminkan visi besar pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Koperasi bukan hanya entitas ekonomi, melainkan gerakan sosial yang menekankan pada nilai gotong royong, kesetaraan, dan kemandirian ekonomi. Ini merupakan instrumen penting dalam menciptakan inklusi ekonomi, terutama bagi kelompok masyarakat yang termarjinalkan oleh sistem pasar konvensional,” ujar Amir Hasan.

BACA JUGA:  Dukung Smart City, Pemkab Konsel Gelar Sosialisasi

Ia menjelaskan bahwa keberadaan koperasi telah menjadi solusi kolektif atas berbagai tantangan pembangunan ekonomi, mulai dari kesenjangan antara desa dan kota, hingga keterbatasan akses terhadap pembiayaan dan distribusi barang. Melalui prinsip one man one vote, koperasi memberikan ruang demokratis dan partisipatif bagi seluruh anggotanya.

Menindaklanjuti arah kebijakan nasional, Sekda Kendari menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025, telah menetapkan percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hingga pertengahan Juli 2025, lebih dari 80.000 koperasi jenis ini telah terbentuk melalui musyawarah warga secara mandiri di seluruh Indonesia, termasuk di Sulawesi Tenggara.

Sekda Kota Kendari, Amir Hasan.

Koperasi Merah Putih didesain tidak hanya sebagai lembaga simpan pinjam, melainkan sebagai pusat multifungsi yang melayani distribusi barang subsidi, layanan kesehatan dasar, logistik pertanian, serta menjadi simpul kolaborasi pelaku UMKM dan usaha lokal lainnya. Hal ini sejalan dengan agenda strategis nasional dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem dan menciptakan pemerataan ekonomi yang berkelanjutan.

BACA JUGA:  Bupati Ruksamin Musrenbang di Oheo dan Asera: Minta Fokus kepada Sektor Pertanian dan Perkebunan, Ingatkan Tanggap Bencana

Dalam arahannya, Sekda Kendari juga memberikan perhatian khusus kepada partisipasi generasi muda dalam gerakan koperasi. Ia menegaskan bahwa koperasi adalah ruang yang inklusif dan sangat relevan dengan dinamika zaman. Dengan semangat inovasi dan transformasi digital, koperasi dapat menjadi platform ekonomi alternatif yang adaptif terhadap kebutuhan generasi milenial dan Gen Z.

“Generasi muda tidak perlu memandang koperasi sebagai sistem lama yang kaku. Justru di era digitalisasi, koperasi menjadi ruang kolektif yang mampu mendorong ekonomi kreatif, startup berbasis komunitas, serta jejaring distribusi berbasis teknologi. Inilah koperasi masa depan yang kita bangun bersama,” tambahnya.

BACA JUGA:  Bupati Ruksamin Pimpin Rapat Persiapan Festival Konasara HUT ke-17 Konawe Utara

Menutup sambutannya, Sekda Kota Kendari menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan koperasi yang telah berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan nasional. Ia berharap momentum peringatan Hari Koperasi ke-78 ini menjadi titik tolak kebangkitan koperasi Indonesia yang lebih modern, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.

“Koperasi adalah wajah ekonomi kerakyatan yang sesungguhnya. Dengan semangat kolaborasi dan solidaritas, koperasi mampu menjadi motor penggerak ekonomi dari desa untuk Indonesia. Mari terus perkuat koperasi sebagai jalan menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (SS/MI)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow