KENDARI, SULTRASATU.COM – Bupati Konawe Utara, Dr. (Can) H. Ikbar, S.H., M.H. menegaskan bahwa meraih Gelar doktor UHO Kendari yang dijalaninya bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan bagian dari perjalanan hidup, pembelajaran, dan pengabdian kepada masyarakat.
meraih gelar doktor pada Program Studi S3 Ilmu Manajemen Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada ujian terbuka Program Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Kamis (9/7/2026).

Menurut Ikbar, forum akademik tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan diperoleh melalui proses panjang yang membutuhkan doa, kesabaran, kerja keras, dan dukungan dari banyak pihak.
Ia mengaku hadir dalam ujian terbuka bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga doa keluarga, harapan masyarakat, dan amanah yang diembannya sebagai kepala daerah.
Untuk diketahui, hasil ujian sidang yang disampaikan pimpinan sidang, Ikbar berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,82, masa studi 3 tahun 8 bulan dengan predikat cumlaude.
Ikbar mengenang masa kecilnya di Desa Andumowu, Kecamatan Lasolo, Konawe Utara. Lahir pada 17 Januari 1989 dan dibesarkan dalam lingkungan sederhana, ia mengaku banyak belajar tentang nilai kekeluargaan, kerja keras, dan kebersamaan.
“Dari lingkungan itulah tumbuh keyakinan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang, melainkan oleh kemauan untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah,” beber Ikbar.
Perjalanan pendidikannya dimulai di SD Negeri 1 Andumowu, kemudian berlanjut ke SMP Negeri 1 Lasolo dan SMA Negeri 1 Lasolo. Setelah meraih gelar Sarjana Hukum di Universitas Halu Oleo pada 2011, ia melanjutkan pendidikan magister di Universitas Indonesia Timur dan lulus pada 2022. Kini, ia menempuh tahap akhir pendidikan doktoral di almamaternya, Universitas Halu Oleo.
Bagi Ikbar, pendidikan doktor memiliki makna strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan.
“Sebagai Bupati Konawe Utara periode 2025–2030, sekaligus mantan Ketua DPRD Konawe Utara periode 2019–2024, saya meyakini bahwa pemerintahan harus dijalankan berdasarkan ilmu pengetahuan, data, sistem yang baik, serta budaya organisasi yang sehat,” tegasnya.
Keyakinan tersebut mendorongnya meneliti tentang kepuasan kerja, perilaku organisasi, kepemimpinan efektif, dan kinerja organisasi pada aparatur Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.
Hasil penelitian itu diharapkan tidak berhenti sebagai karya ilmiah, tetapi dapat diimplementasikan dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Ikbar juga menyampaikan penghargaan kepada Universitas Halu Oleo, para promotor dan penguji, seluruh dosen, serta rekan mahasiswa yang telah menjadi bagian penting dalam proses akademiknya. Ia menilai kritik dan masukan selama penyusunan disertasi telah membentuk sikap rendah hati dan memperkaya cara berpikirnya.
“Ucapan terima kasih yang mendalam juga saya sampaikan kepada keluarga yang senantiasa memberikan doa, dukungan, dan pengertian. Keluarga merupakan sumber kekuatan yang membuatnya mampu menjalani berbagai amanah, baik sebagai kepala daerah maupun sebagai mahasiswa doktoral,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Ikbar memohon doa agar ilmu yang diperolehnya membawa keberkahan dan menjadi bekal untuk terus meningkatkan kualitas diri, kepemimpinan, serta pelayanan kepada masyarakat Konawe Utara.
“Saya tegaskan bahwa belajar adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab seorang pemimpin dalam mengabdi kepada masyarakat,” tutupnya. (Edy).













