KONUT, SULTRASATU.COM – Kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Konawe Utara (Konut) berhasil meraih 11 mendali pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Indonesia Sulawesi Tenggara Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Aula Poltekkes Kendari 2–4 Juli 2026.
Pada ajang yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Sulawesi Tenggara tersebut, Pengurus Cabang (Pengcab) TI Konawe Utara di bawah kepemimpinan Ketua Ir. Ujung Lasandara, S.T., M.Si. mengirimkan sebanyak 15 atlet yang bertanding pada 16 kategori nomor kyorugi dan poomsae.
Dari seluruh kategori yang diikuti, kontingen Konawe Utara berhasil membawa pulang 11 medali, terdiri atas 1 medali emas, 3 medali perak, dan 7 medali perunggu.

Raihan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet taekwondo di Kabupaten Konawe Utara terus menunjukkan perkembangan yang positif dan mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Diketahui, keikutsertaan atlet Konawe Utara pada Kejurprov ini telah mendapat rekomendasi resmi dari Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kabupaten Konawe Utara yang ditandatangani Ketua Pengcab, Ir. Ujung Lasandara, S.T., M.Si., sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan prestasi olahraga taekwondo di daerah.
Pada kategori Kyorugi Cadet, Konawe Utara diperkuat oleh Ratu Alya Pagala, Novelia Oleorere, Shofinna Al Wahda, Fenayya Adelia Ramadhani, Naomi Apriana Br Sitorus, Try Faaizah Akseli, Muh. Fadoli Thamam, dan Muh. Alfitra R.
Sementara pada kategori Kyorugi Junior tampil Rhevy Ahmad Fachreza, Nur Resky Septiani Edison, dan Muh. Bintang Al Farezel.
Di kategori Kyorugi Senior, tim diperkuat Muh. Algiyansa, Miftah Ghinaa, dan Hapsa Nur Agista. Sedangkan pada nomor Poomsae Cadet, atlet yang tampil yakni Annisa Salsabila, Novelia Oleorere, dan Medina Azzahra yang mengikuti nomor individual maupun beregu.
Ketua Pengcab TI Konawe Utara, Ir. Ujung Lasandara, S.T., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang mengharumkan nama Kabupaten Konawe Utara.
Menurutnya, capaian ini merupakan hasil dari latihan yang disiplin, kerja sama tim, serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet selama mengikuti kejuaraan.
Ia mengungkapkan, bahwa kesuksesan kontingen Konawe Utara tidak terlepas dari kerja keras jajaran pelatih dan ofisial yang mendampingi atlet selama persiapan hingga pertandingan berlangsung.
“Kita berharap prestasi yang diraih pada Kejurprov Sultra 2026 dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan pada tingkat yang lebih tinggi dan mampu mendorong lahirnya bibit-bibit atlet taekwondo baru di Konawe Utara yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” beber Ujung.
Ujung membeberkan, Kejurprov Taekwondo Sulawesi Tenggara 2026 menjadi ajang penting bagi setiap daerah untuk mengukur hasil pembinaan atlet sekaligus sebagai wadah seleksi menuju berbagai kejuaraan yang lebih bergengsi.

“Dengan raihan 1 medali emas, 3 medali perak, dan 7 medali perunggu, kontingen Kabupaten Konawe Utara menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu kekuatan olahraga taekwondo di Sulawesi Tenggara,” tegasnya.
Diketahui, tim pelatih yang mendampingi kontingen TI Konawe Utara diantaranya Manager Team Rahmi Apriani, S.Hut, Kepala Pelatih Daerah Pirda Rasak, S.Sos dan Zaenal Untung, S.Pd, serta asisten pelatih Firda Yuniar. (Edy).













