AdvertorialPendidikan

Gerakan Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah di Konut Berjalan Sukses

Redaksi Sultrasatu
909
×

Gerakan Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah di Konut Berjalan Sukses

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara, Asmadin, S.Pd., MM.

KONAWE UTARA, SULTARSATU.COM – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe Utara telah menerapkan gerakan hari pertama sekolah bersama ayah dalam mendukung Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GETI), Senin (14/07/2025). Pada hari implementasi program, terobosan tersebut berjalan sukses.

Dalam memaksimalkan pelaksanaannya, Pemda Konut meghimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki se-Konut dan seluruh ayah yang memiliki anak usia sekolah untuk berpartisipasi dan mendokumentasi kegiatan tersebut melalui sosial media masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Asmadin, S.Pd., MM mengatakan, gerakan hari pertama sekolah bersama ayah merupakan aturan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (Kemendukbangga / BKKBN).

BACA JUGA:  Optimalkan Pengelolaan, BKAD Konut Sosialisasi Pengunaan BMD

Aturan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 10 Juli 2025 dalam Surat Edaran (Kemendukbangga / BKKBN) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.

Latar belakang gerakan tersebut berdasarkan surat edaran padalah untuk mendorong pengasuhan anak yang lebih efektif. Seperti diketahui, pengasuhan anak yang efektif membutuhkan keterlibatan aktif kedua orang tua.

BACA JUGA:  Bupati Konut Ikuti Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2024

“Gerakan ini bertujuan untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini. Melalui kehadiran ayah pada momen penting tersebut, tercipta kedekatan emosional yang berpengaruh positif terhadap rasa percaya diri, kenyamanan, dan kesiapan anak dalam menjalani proses belajar sesuai Surat Edaran Kemendukbangga / BKKBN,” ungkap Asmadin.

Menurut Asmadin, gerakan ayah mengantar anak sebagai langkah konkret dan simbolis dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran ayah dalam perkembangan emosional, mental, dan sosial anak.

BACA JUGA:  Wabup bersama Ketua DPRD Konut Safari Ramadhan di Landawe: Salurkan Sembako dan Bantu Pembangunan Rumah Ibadah

“Kehadiran ayah di hari pertama sekolah juga menjadi momen emosional yang membekas, baik bagi anak maupun orang tua. Kehangatan tersebut memperkuat ikatan batin yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik,” tutupnya. (ADV)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow