Daerah

Pemkab Konut Gelar Sosialisasi Deteksi Dini serta Pengendalian Hama Tanaman Pangan, Dibuka Langsung oleh Wakil Bupati

Redaksi
843
×

Pemkab Konut Gelar Sosialisasi Deteksi Dini serta Pengendalian Hama Tanaman Pangan, Dibuka Langsung oleh Wakil Bupati

Sebarkan artikel ini
Pemkab Konut Gelar Sosialisasi Deteksi Dini serta Pengendalian Hama Tanaman Pangan, Dibuka Langsung oleh Wakil Bupati
Foto: Pemkab Konut Gelar Sosialisasi Deteksi Dini serta Pengendalian Hama Tanaman Pangan, Dibuka Langsung oleh Wakil Bupati.

KENDARI, SULTRASATU.COM – Wakil Bupati Konawe Utara (Konut) yakni H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini dan Pengendalian Hama Utama Tanaman Pangan untuk musim kemarau di wilayah Konut, di Hotel D’Blitz Kendari, Rabu (19/11/2025).

Pemkab Konut Gelar Sosialisasi Deteksi Dini serta Pengendalian Hama Tanaman Pangan, Dibuka Langsung oleh Wakil Bupati

Sosialisasi ini diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Konawe Utara dan diikuti oleh 60 penyuluh pertanian dari berbagai kecamatan di Konut.

Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari dengan fokus pada peningkatan kapasitas penyuluh dalam mendeteksi dan mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) secara tepat.

BACA JUGA:  Dua Eks Pejabat Inspektorat Konkep Dibui, Terjerat Korupsi Barang Jasa dan Honor Kegiatan Senilai Rp 1,2 Miliar

Pemkab Konut Gelar Sosialisasi Deteksi Dini serta Pengendalian Hama Tanaman Pangan, Dibuka Langsung oleh Wakil Bupati (2)

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abuhaera mengungkapkan bahwa laporan terbaru dari Dinas Tanaman Pangan menunjukkan masih tingginya tantangan sektor pertanian, khususnya pada komoditas padi sawah.

Ia menyebutkan bahwa serangan penggerek batang masih menjadi ancaman utama, dengan total luas serangan mencapai 132 hektare (ha).

“Jika kita melihat laporan tahun 2024, tantangan di sektor tanaman pangan masih cukup tinggi. Serangan terbesar terjadi di Kecamatan Andowia dan Oheo, disusul Sawa serta Motui,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lumbung Pangan Baru di Bumi Oheo, Wabup Siap Dukung Ketahanan Pangan

Selain penggerek batang, hama tikus juga masih menjadi masalah serius dengan luas serangan mencapai 127 hektare.

Sementara itu, keong mas tercatat menyerang sekitar 45 hektare lahan petani. Adapun OPT lainnya seperti blast, wereng, burung, dan lalat bibit relatif terkendali dengan tingkat serangan rendah serta sebaran yang tidak merata.

Menurut Abuhaera, kondisi ini menggambarkan bahwa ancaman OPT terus berulang dari musim ke musim sehingga memerlukan kewaspadaan dan penanganan yang cepat di lapangan.

BACA JUGA:  Sekda Konsel Terima LHP Kinerja dan PDTT Semester II 2023 dari BPK RI Perwakilan Sultra

Olehnya itu, Ia menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh, POPT, dan para petani yang tetap siaga melakukan pengamatan rutin sehingga data serangan dapat diperoleh secara akurat dan tepat waktu.

Dengan adanya sosialisasi ini, ia berharap kemampuan penyuluh dalam mendeteksi dan menangani OPT dapat semakin meningkat sehingga produksi tanaman pangan di Konut tetap terjaga, terutama menghadapi musim kemarau yang rawan terjadi ledakan hama. (SS/Edison)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow