Headline NewsKabar DesaNews

Pemdes Lakomea Konsel Manfaatkan DD untuk Penyaluran BLT, Bibit Pinang dan RTLH

Avatar
1024
×

Pemdes Lakomea Konsel Manfaatkan DD untuk Penyaluran BLT, Bibit Pinang dan RTLH

Sebarkan artikel ini
Ketgam Kepala Desa Lakomea, Ashar menyerahkan bibit pinang Batara kepada warga.
Ketgam: Kepala Desa Lakomea, Ashar menyerahkan bibit pinang Batara kepada warga.

Advertorial

KONAWE SELATAN, SULTRASATU.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Lakomea Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) memanfaatkan anggaran dana desa tahap dua untuk menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) hingga bantuan rumah tidak layak huni (RTLH).

Penyaluran BLT-DD kepada warga 28 KPM.
Ketgam: Penyaluran BLT-DD kepada warga 28 KPM.

Seperti diketahui, saat ini untuk Desa Lakomea telah memasuki tahap dua pengunaan dana desa yang dipergunakan untuk program rutin nasional berupa BLT, ketahanan pangan, dan penanganan stunting.

Kepala Desa (Pemdes) Lakomea, Ashar mengatakan, saat ini pihaknya telah menggunakan dana desa (DD) anggaran tahun 2023 untuk beberapa kegiatan prioritas berdasarkan program nasional. Termasuk usulan masyarakat melalui musyawarah desa, yang di mana masyarakat menginginkan ada bantuan RTLH sebanyak 6 unit.

BACA JUGA:  Kejati Sultra Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II dan III
Bahan bangunan untuk pembangunan RTLH.
Ketgam: Bahan bangunan untuk pembangunan RTLH.

“Jadi untuk tahap dua anggaran DD itu banyak yang akan dimanfaatkan, mulai dari bantuan bahan bangunan, pemberian bibit pinang jenis batara ini dilakukan pada tahap pertama seperti halnya pada pemberian pupuk dan bibit padi kepada petani sawah sebanyak 20 orang , BLT kepada 28 keluarga penerima manfaat (KPM),” papar Ashar.

Bingkai Dispar

Bingkai ekoran dikbud bkad scaled

Tidak kala penting, pihak desa juga telah melaksanakan pembayaran honor buat pengiat keagamaan sebanyak 4 orang yakni guru pengajian, imam desa, serta kader pengiat sebanyak 15 orang.


“Ini bagian dari pemberdayaan, selain memberi peluang kerja pada warga lain untuk terlihat dalam pengerjaan program fisik bangunan yang dilaksanakan,” katanya.

Sementara, untuk bantuan fisik, pihaknya telah mengerjakan jalan usaha tani sepanjang 800 meter, drainase, serta pengadaan kwh listrik.

Penyaluran BLT-DD kepada warga 28 KPM.
Penyaluran BLT-DD kepada warga 28 KPM.

“Selain itu, pihak desa juga telah melakukan program penanganan stunting, dengan membagikan makanan tambahan dalam kegiatan pelayanan posyandu setempat,” jelas Ashar.

Masih soal pemanfaatan anggaran dana desa, Pemdes Lakomea juga berencana melakukan pengerjaan fisik lain untuk tahap 2 dan ketiga tahun 2023 ini, berupa pengerjaan jembatan, jalan usaha tani, dan drainase.

“Karena mayoritas warga bermata pencarian petani dan berkebun, maka Desa Lakomea saat ini membutuhkan bantuan pembuatan embung untuk persediaan air dan penanganan banjir berupa penataan aliran kali,” katanya.

“Olehnya itu, Ashar berharap ada bantuan dari pemerintah kabupaten, menginggat sudah berapa kali diusalkan kepada pihak pemerintah kabupaten yang pemanfaatannya telah terprogram melalui usulan dan musyawarah desa,” tutup Ashar kepada jurnalis SULTRASATU.COM saat ditemui, Sabtu, 22 Juli 2023. (SS/Eko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!