Daerah

Panen Raya Bandeng Konawe Utara Lampaui Target, Bukti Kemajuan Sektor Perikanan Budidaya

Redaksi
360
×

Panen Raya Bandeng Konawe Utara Lampaui Target, Bukti Kemajuan Sektor Perikanan Budidaya

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Bupati saat menyampaikan sambutan pada acara-acara panen raya Ikan Bandeng di Puulemo

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM- Sektor perikanan budidaya di Kabupaten Konawe Utara kembali menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Pasalnya, momentum panen raya ikan bandeng yang berlangsung di Desa Puulemo, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara berhasil melampaui target.

Panen Ikan Bandeng yang dilakukan langsung oleh Bupati Konawe Konawe Utara H. Ikbar, SH., MH dan Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si bersama Ketua TP-PPK Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr., Keb. M.Kes dari sisi produksi hasil panen menunjukkan capaian yang melampaui target awal. Jika target produksi ditetapkan sebesar 1,2 ton per hektare, realisasinya justru mencapai 1,5 ton per hektare dengan total potensi panen sekitar 45 ton.

Kepala Dinas Perikanan Konawe Utara, H. Abdollah, S.Pd., MM melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Perikanan Budidaya, Yunan Pagala, SE., M.A.P mengatakan,selain target yang melampaui target, Dari segi kualitas, ukuran ikan bandeng yang dihasilkan telah memenuhi standar konsumsi ideal, yakni berkisar 3 hingga 4 ekor per 2 kilogram.

BACA JUGA:  Hari Jadi Baubau ke-484, Asisten III Konut Ajak Daerah di Sultra Maju Bersama

“Bahkan tingkat kelangsungan hidup ikan mencapai 85 persen, yang menunjukkan keberhasilan penerapan manajemen budidaya yang adaptif dan efisien di tingkat petambak,” jelas Yunan, Jumat (30/3/2026).

Ketgam: Kadis Perikanan saat menyampaikan laporan hasil panen raya Ikan Bandeng

Ia menambahkan, lokasi panen di Desa Puulemo mencakup area tambak seluas 30 hektare dengan siklus budidaya selama 4 hingga 5 bulan. Diman, secara agregat, luas lahan budidaya di wilayah ini telah mencapai 10.228,410 meter persegi yang dikelola oleh 593 Rumah Tangga Perikanan (RTP).

BACA JUGA:  Kebohongannya Terbongkar di Persidangan, Tokoh Adat Lampung Timur Kesal dan Mengamuk di Pengadilan

“Wilayah pesisir Konawe Utara dengan garis pantai yang panjang menjadi keunggulan komparatif dalam pengembangan komoditas perikanan seperti ikan bandeng, udang windu, dan udang vanname,” bebernya.

Yunan menegaskan, bahwa keberhasilan panen raya Ikan Bandeng tida terlepas dari berbagai program dukungan yang telah diberikan, mulai dari penyediaan benih unggul, bantuan pakan, hingga pendampingan teknis oleh penyuluh perikanan, sehingga efektif dalam meningkatkan kapasitas petambak, khususnya dalam pengelolaan kualitas air dan mitigasi risiko gagal panen.

Selain itu, Yunan mengungkapkan, bahwa pada tahun 2026 Konawe Utara juga mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat sebesar 50.000 ton yang diperuntukkan bagi petani tambak. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperkuat daya saing komoditas perikanan budidaya di tingkat regional.

BACA JUGA:  LQ Indonesia Berharap Kasus Indosurya, Pelakunya Segera Ditahan

“Sejalan dengan visi Konasara, Pemerintah Daerah kini mulai mendorong kebijakan hilirisasi produk perikanan.

Pengembangan industri olahan berbasis ikan bandeng menjadi langkah strategis guna meningkatkan nilai tambah, memperluas akses pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif berbasis potensi lokal,” terangnya.

“Dengan capaian ini, Konawe Utara optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah unggulan dalam sektor perikanan budidaya di Indonesia, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan,” tutupnya. (Edy)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow