KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM — Duet pasangan H. Ikbar, SH., MH dan H. Abuhaera, S.Sos., M.Si menunjukkan komitmen mendukung ketahanan pangan nasional. Sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konut melakukan penanaman komoditas strategis berupa padi gogo dan kelapa sawit. Lahan yang disiapkan seluas 20 hektar di Kelurahan Bende Kecamatan Motui.

Rabu (6/8/2025), Pemkab Konut meluncurkan program penanaman. Pengembangan sektor pertanian ini dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Konut Abuhaera mewakili Bupati Konut Ikbar. Giat ini dihadiri para pejabat lingkup Pemkab setempat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra). Mulai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distannak) Sultra serta Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra.
Tidak hanya itu, pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir. Antara lain, Dandim 1430/Konut, jajaran Polres Konut, Kepala Distannak Konut Ir H Sadeli T M.Si, Kepala Dinas Perkebunan dan Holtikultura Konawe Utara Yulianti, SP., M.Si, Sekretaris Distannak Konut Alham Kurniawan SP MM, Asisten Daerah, Kepala Bagian, dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Konut, camat dan lurah serta Kades se Kecamatan Motui.

Program ini bagian dari sinergi program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional dalam kerangka Asta Cita Presiden Prabowo Subianto khususnya pada aspek penguatan ketahanan pangan berbasis wilayah.
Dalam sambutannya, Wabup Konut Abuhaera menegaskan kegiatan ini bukan sekedar seremonial semata. Melainkan merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Konut untuk mendorong kemandirian pangan sekaligus menyejahterakan masyarakat lokal.
“Penanaman padi gogo dan kelapa sawit ini adalah bagian dari upaya transformasi sektor pertanian daerah yang sejalan dengan arah kebijakan nasional. Ini bukan hanya pengembangan lahan, tetapi investasi ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pemanfaatan lahan seluas 20 hektar di Kelurahan Bende ini lanjutnya, menjadi tahap awal yang akan dikembangkan secara bertahap ke wilayah lain, sesuai potensi agroekosistem lokal. Program ini dirancang agar mendorong keterlibatan aktif kelompok tani dan masyarakat dalam menjaga produktivitas lahan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Distannak Sultra Prof Dr Muhammad Taufik menekankan pentingnya kolaborasi antar sektor dan sinergi lintas wilayah dalam mengoptimalkan produksi pangan lokal. Komoditas padi gogo dinilai strategis karena adaptif terhadap kondisi lahan kering, sementara kelapa sawit merupakan komoditas jangka panjang yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Sultra khususnya Konawe Utara, memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan baru jika seluruh komponen pembangunan bersatu. Oleh karena itu, kami siap mendukung program-program strategis seperti ini. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari visi dan misi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujar Muhamad Taufik.
Penanaman komoditas strategis ini mencerminkan upaya Pemerintah Daerah dalam melakukan konversi lahan nonproduktif menjadi lahan budidaya. Yang mana, tidak hanya berorientasi pada produksi. Tetapi juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan sistem ketahanan pangan nasional sekaligus membuka peluang kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat petani di daerah.

Sekretaris Distannak Konut Alham Kurniawan, SP., M.M mengatakan siap mendukung program ketahanan pangan. Sesuai arahan Kepala Distannak Konut, seluruh jajaran selalu kompak dan bergerak bersama melaksanakan persiapan lapangan hingga penanaman padi gogo bersama kelompok tani dalam rangka raih swasembada pangan.
“Yang pastinya, kami tetap komitmen dan gerak bersama. Mulai Kepala Dinas, Sekretaris, Kepala Bidang dan PPL serta seluruh jajaran Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan menyukseskan program ini dalam rangka raih swasembada pangan,” pungkasnya. (ED)













