Daerah

Kunjungan Mendikdasmen ke Sultra, Gubernur Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah Perkuat Pendidikan dan Digitalisasi Sekolah

Redaksi
1309
×

Kunjungan Mendikdasmen ke Sultra, Gubernur Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah Perkuat Pendidikan dan Digitalisasi Sekolah

Sebarkan artikel ini
Mendikdasmen RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., di Bumi Anoa.

KENDARI, SULTRASATU.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mempertegas komitmennya dalam memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah berkelanjutan.

Hal ini mengemuka dalam kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., di Bumi Anoa pada Jumat (9/1/2026).

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, menyambut langsung kedatangan Mendikdasmen dalam acara Rapat Koordinasi Konsolidasi Program Prioritas UPT Kemendikdasmen

Yang dirangkaikan dengan Lokakarya Majelis Dikdasmen Pendidikan Nonformal dan Pengembangan Pesantren Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sultra di Aula Pancasila BPMP Sultra.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Mendikdasmen.

BACA JUGA:  Hore!! Pemda Konut Mulai Salurkan Gaji 14 PNS dan PPPK dengan Total Anggaran Rp18,2 Miliar

Menurutnya, kunjungan ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam mempercepat pemerataan serta peningkatan mutu pendidikan di Sultra.

“Kami meyakini kunjungan ini membawa berkah dan penguatan nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka.

Gubernur memaparkan bahwa sepanjang tahun 2025, Sultra telah merasakan manfaat nyata dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kemendikdasmen, meliputi revitalisasi sarana prasarana pada 348 satuan pendidikan serta pembangunan tiga unit sekolah baru.

Memasuki tahun 2026, Pemprov Sultra telah mencatat 1.374 usulan revitalisasi sarana prasarana.

Selain infrastruktur fisik, penguatan digitalisasi juga menjadi prioritas dengan implementasi Papan Interaktif Digital (PID) Merah Putih yang telah menjangkau 4.081 satuan pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK.

BACA JUGA:  Sidang Wilson Lalengke di PN Sukadana Lamtim Molor, Saksi Tidak Ada dan Sidang Tunda Bikin Kecewa

“Pemprov Sultra berkomitmen mendorong percepatan revitalisasi sekolah dan penguatan digitalisasi pembelajaran. Kami berharap jumlah satuan pendidikan penerima manfaat terus meningkat di masa mendatang,” tegas Gubernur.

Terobosan inovatif juga disampaikan Gubernur terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada tahun 2026, sebanyak 70 persen SMK di Sultra—khususnya bidang Pertanian, Peternakan, dan Kelautan—akan berperan aktif menyediakan bahan pangan segar untuk program tersebut.

Langkah ini didukung oleh platform digital terpadu Website Satu Data MBG yang memungkinkan pemantauan secara real-timeterhadap stok komoditas, distribusi, kualitas gizi, hingga pencatatan data alergi peserta didik.

BACA JUGA:  Warga Wolasi Konsel Digegerkan Penemuan Bayi Baru Lahir di Sudut Masjid

Apresiasi dari Mendikdasmen

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, mengapresiasi sinergi kuat yang ditunjukkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ia menegaskan bahwa secara nasional, program revitalisasi sekolah merupakan prioritas utama Presiden yang menargetkan 16.171 satuan pendidikan.

“Program ini adalah prioritas Presiden. Tidak boleh lagi ada sekolah dengan atap bocor, toilet tidak layak, atau bangunan rusak. Dalam lima tahun ke depan, kita targetkan seluruh satuan pendidikan layak dan mendukung pembelajaran bermutu,” pungkas Mendikdasmen.(Akb)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow