Headline NewsMetro KotaNews

Aktifis Se-Sultra Minta Kementerian ESDM Hentikan Pemberian Kuota RKAB ke Perusahaan Tambang di Sultra

Redaksi 01
1671
×

Aktifis Se-Sultra Minta Kementerian ESDM Hentikan Pemberian Kuota RKAB ke Perusahaan Tambang di Sultra

Sebarkan artikel ini

KENDARI, SULTRASATU.COM- Sejumlah aktifis se-Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta Kemeterian ESDM untuk menghentikan pemberian kuota RKAB kepada sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di Sultra.

Pasalnya, banyak perusahaan tambang yang beroperasi tidak pernah melakukan reklamasi.

Sehingga mengakibatkan hutam gundul di beberapa daerah di Sultra akibat aktivitas pertambangan.

Salah satu desakan datang dari lembaga Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sultra yang menyebut, bahwa perusahaan tambang nikel di Sultra sudah tidak layak lagi melakukan aktivitas di wilayah Sultra.

BACA JUGA:  Pemda Konut Gelar Kirab Ramadhan 1446 H di Bundaran Konasara

“Kenapa saya katakan tidak layak, karena hingga saat ini hampir semua perusahan tidak pernah melakukan reklamasi hutan yang sudah di garaf. Akhirnya mengakibatkan terjadinya bencana ketika musim penghujan dan mengancam jiwa masyarakat yang berada di lingkar tambang yang di garaf,” tegas Ketua PPWI Sultra La Songo, Senin (27/01/2025).

Olehnya itu, La Songo mendesak Kementrian ESDM RI untuk tidak lagi serta merta memberikan RKAB kepada para perusahan peruhahan tambang yang tidak mematuhi kewajibannya.

BACA JUGA:  Jelang Regsosek, BPS Kota Kendari Bakal Berikan Pelatihan Kepada Ratusan Petugas

Disi lain salah ketua aktifis senior Karmin, SH mengungkapkan, bahwa seharusnya pihak ESDM betul-betul memberikan sanksi bagi perusahan yang tidak melakukan reklamasi pasca tambang yang tidak menjalankan kewajibanya.

Karena menurut Karmin, kewajiban para perusahan tambang di Sultra yaitu dalam mengajuka kuota RKAB harus benar benar melaksanakan kewajibam yaitu reklamasi.

Seperti, rehabilitasi daerah aliran sungai dan melakukan kajian lingkungan yang benar-benar dan disampaikan ke publik.

BACA JUGA:  Dituding Lakukan Pungli, Kades Mandiodo Pastikan Semua Dana CSR Disalurkan Sesuai Kesepakatan

“Kiranya kementrian ESDM tak memberikan lagi kuota RKAB, dan jika pihak ESDM masih tetap melakukan itu, maka kami menduga ada permainan antara perushaaan dan pihak pihak terkait,” tutupnya. (SS/MITA)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow