NewsPemerintahan

Akses Jalan Penghubung Desa Bakutaru dan Lamboo Rusak, Warga Harap Perhatian Pemda Konsel

Avatar
806
×

Akses Jalan Penghubung Desa Bakutaru dan Lamboo Rusak, Warga Harap Perhatian Pemda Konsel

Sebarkan artikel ini

KONAWE SELATAN, SULTRASATU.COM – Kondisi ruas jalan yang menghubungkan antara dua Desa yakni Desa Bakutaru dan Desa Lamboo di Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), rusak parah. Warga pun berharap pemerintah segera melakukan perbaikan.

Kondisi jalan penghubung antara Desa Bakutaru dan Desa Lambo.
Ketgam: Kondisi jalan penghubung antara Desa Bakutaru dan Desa Lamboo.

Kepala Desa (Kades) Bakutaru, Justo mengatakan, kerusakan jalan sangat menyulitkan aktivitas transportasi masyarakat dan mengancam lumpuhnya roda perekonomian. Kondisi itu amat terasa bila musim hujan datang.

”Kami mohon agar Pemkab Konsel memberikan perhatian terhadap jalan, penghubung dua Desa Bakutaru dan Lamboo,” kata Justo, Minggu (25/12/2022).

Bingkai Dispar

Bingkai ekoran dikbud bkad scaled

Akses Penghubung Desa Bakutaru dan Lambo Rusak, Warga Harap Perhatian Pemda Konsel
Ketgam: Akses jalan penghubung dua desa Bakutaru dan Lamboo perhatian pemda Konsel segera perbaiki.

Menurutnya, jalan penghubung di dua kecamatan itu merupakan akses vital bagi warga. Kondisinya yang rusak membahayakan pengguna jalan. Tidak sedikit yang celaka akibat rusaknya jalan sepanjang 4,5 kilometer tersebut.

“Pasalnya, sudah bertahun-tahun jalan kami rusak parah, itu disebabkan kurangnya perhatian dari Instansi terkait, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan,” ujarnya.

Ketika awak media melintasi jalan tersebut, memang terlihat kondisi jalan yang bergelombang dan cukup banyak yang berlubang.

“Rusaknya jalan ini sudah lama kang, lihat saja sendiri, itu jalanya bergelombang, banyak yang berlubang serta tergenang oleh air, padahal jalan ini merupakan akses penghubung Antara Dua Desa Bakutaru dan Lamboo,” ungkapnya.

Ia berharap kepada Dinas terkait maupun Pemerintah Daerah, segera merespon keluhan darinya dan umumnya warga masyarakat dua Desa itu, yakni yang sejak lama terisolir akibat rusaknya jalan tersebut.

Maka dari itu ia pun meminta mudah-mudahan kedepanya jalan yang menghubungkan dua Desa tersebut segera di Aspal.

“Kami sangat membutuhkan infrastruktur jalan ini, karena apabila jalan sudah bagus maka perekonomian masyarakat pun akan ikut meningkat,” pungkasnya. (SS/Ed)

BACA JUGA:  Paparkan Kinerja, Ini Capaian Polda Sultra di Tahun 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!