AdvertorialHeadline NewsNewsPemerintahan

Tingkatkan Kompetensi dan Kemampuan Tenaga Pengajar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konut Gelar Bimtek

Avatar
1473
×

Tingkatkan Kompetensi dan Kemampuan Tenaga Pengajar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konut Gelar Bimtek

Sebarkan artikel ini

ADVERTORIAL

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) guna meningkatkan kompetensi dan ke profesionalan tenaga pengajar (guru).

Ketgam Foto Para peserta Bimtek saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Ketgam: Foto Para peserta Bimtek saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Bimtek digelar selama 3 hari bagi tenaga pengajar bidang studi bahasa Indonesia lingkup Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Konut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Asmadin S.Pd, mengatakan Pemda Konut dengan kebijakan Bupati Dr. Ir Ruksamin, MT Ipu Eng.l terus mengupayakan peningkatan mutu terhadap tenaga pengajar (guru) untuk mendorong peningkatan indenks pembangunan manusia (IPM). Terlebih terkait dalam era globalisasi dan keterbukaan informasi saat ini.

BACA JUGA:  Pemda Bersama DPRD Konawe Utara Tetapkan APBD-P Sebesar Rp2,40 Triliun

Tingkatkan Kompetensi dan Kemampuan Tenaga Pengajar, Diknas Konut Gelar Bimtek

“Hari ini kami selaku perpanjangan pemerintah daerah menyelenggarakan bimtek peningkatan kompetensi pembelajaran berkerja sama dengan Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta Universitas Haluoleo (UHO),” ujar Asmadin.

Ia mengungkapkan, peserta kegiatan adalah guru bidang studi bahasa Indonesia dari semua sekolah menengah pertama yang ada di Konawe Utara.

BACA JUGA:  Ketua Dekranasda Sultra Sebut Inkubasi Wastra 2025 Strategi Tingkatkan Daya Saing Tenun Sultra

Tingkatkan Kompetensi dan Kemampuan Tenaga Pengajar, Diknas Konut Gelar Bimtek

“Bidang studi bahasa Indonesia ini sangat penting sebagai identittas negara dan menjadi bahasa persatuan yang harus ditanamkan secara maksimal,” katanya.

Olehnya itu, ia berharap kepada para peserta didik, akan menjadi acuan dalam berkehidupan sosial baik dirumah dan juga dalam lingkungan sekolah hingga terpenuhi kaidah dan norma sosial yang berlaku.

“Dari kegiatan ini ditargetkan para guru bisa mengimplementasikan hasil untuk peningkatan mutu dan juga indek pembangunan manusia (IPM),” ucapnya.

BACA JUGA:  Fajar Holding Diminta Bayarkan Uang Pesangon Karyawan yang Pensiun

Diketahui, selain bahasa Indonesia, nantinya secara bertahap pemerintah daerah Kabupaten Konawe Utara juga akan melakukan pelatihan atau bimbingan teknis serupa, terlebih adanya kurikulum merdeka saat ini. (SS/Ed)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow