Daerah

Ikbar Kawal Perbaikan Listrik Konawe Utara, PLN Komit Hadirkan PLTD 8 MW

Redaksi
566
×

Ikbar Kawal Perbaikan Listrik Konawe Utara, PLN Komit Hadirkan PLTD 8 MW

Sebarkan artikel ini
Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., Wakil Bupati Konut, H. Abuhaera, S.Sos, M.Si, Sekretaris Daerah Konut, Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd.

KENDARI, SULTRASATU.COM – Hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara terkait persoalan listrik di Kabupaten Konawe Utara mulai ditindaklanjuti.

Setelah RDP, pihak PT PLN (Persero) UP3 Kendari melalui ULP Benu-Benua melakukan koordinasi dengan Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., dan menyampaikan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan di daerah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, PLN menegaskan akan melakukan langkah konkret untuk menstabilkan tegangan listrik yang selama ini menjadi keluhan masyarakat Konawe Utara.

Salah satu upaya yang akan dilakukan yakni pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 8 Mega Watt (MW) yang akan ditempatkan di kawasan PLN KP Asera, Kelurahan Wanggudu Konawe Utara.

BACA JUGA:  Hadiri Rakor Lingkungan Hidup Sultra, Wabup Konut Abuhaera Teken MoU Akselerasi Pengentasan Sampah

PLN menargetkan pembangkit tersebut dapat direalisasikan paling lambat pada Oktober 2026 sebagai bagian dari penguatan sistem kelistrikan di Konawe Utara.

Pihak PT PLN (Persero) UP3 Kendari melalui ULP Benu-Benua melakukan koordinasi dengan Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., dan menyampaikan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan di daerah tersebut.

Menurut Bupati Ikbar, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menyambut baik langkah yang akan dilakukan PLN tersebut karena kebutuhan akan layanan listrik yang andal telah menjadi aspirasi utama masyarakat.

“Kondisi kelistrikan di Konawe Utara saat ini membutuhkan perhatian serius. Kami berharap rencana yang telah disampaikan PLN dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan listrik yang lebih baik dan stabil,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bapperida Konut Maksimalkan Implementasi Sistem Informasi Satu Data Berbasis WebGIS

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Konawe Utara telah menyampaikan kondisi kelistrikan daerah yang berada pada tingkat darurat pelayanan kepada PLN UID Sulselrabar dan DPRD Sultra.

Pemkab menilai kondisi pasokan listrik yang sering mengalami penurunan tegangan dan gangguan selama beberapa tahun terakhir telah berdampak pada aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga sektor usaha.

Sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan program tersebut, Bupati Konut Ikbar dan Wakilnya, Abuhaera, menyatakan siap memfasilitasi proses perizinan, koordinasi teknis, pemenuhan dokumen lingkungan, serta penyiapan lokasi pembangunan pembangkit di Kelurahan Wanggudu.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) warga, pihak PLN dan pemerintah terkait persoalan listrik di Kabupaten Konawe Utara.

Sekda Konut, Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd. berharap rencana penempatan mesin pembangkit dapat segera direalisasikan secara tepat waktu mengingat kebutuhan masyarakat terhadap layanan listrik yang stabil dan andal semakin mendesak.

BACA JUGA:  Wakil Bupati Konawe Utara Tinjau Pembangunan GITET 275/150 kV di Desa Molore: Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Daerah Dorong Stabilitas Energi dan Investasi

Melalui penambahan PLTD 8 MW tersebut, diharapkan persoalan tegangan listrik yang selama ini dikeluhkan masyarakat dapat teratasi dan kualitas pelayanan kelistrikan di Konawe Utara semakin meningkat.

“Kami siap mendukung seluruh proses yang menjadi kewenangan pemerintah daerah agar program penguatan sistem kelistrikan ini dapat berjalan lancar dan tepat waktu,” tegas Safruddin.(Edy)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow