AdvertorialDaerah

Wabup Konawe Utara Buka Rakor Persiapan Adipura 2026: Adipura Cerminan Wajah Daerah, Butuh Gerakan Bersama

Redaksi
92
×

Wabup Konawe Utara Buka Rakor Persiapan Adipura 2026: Adipura Cerminan Wajah Daerah, Butuh Gerakan Bersama

Sebarkan artikel ini

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H,.MH secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penilaian Adipura Tahun 2026 di Ruang Rapat Cakra Konasara Bapperida Kabupaten Konawe Utara, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis awal Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam mematangkan kesiapan menghadapi penilaian Adipura tingkat nasional, yang menitikberatkan pada aspek kebersihan, pengelolaan lingkungan, serta penataan kawasan perkotaan.

Rakor dihadiri para Asisten dan Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, para Camat, serta stakeholder terkait. Hadir pula narasumber dari Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI dan Waste Crisis Center (WCC) guna memberikan penguatan strategi dan arah kebijakan menuju Adipura 2026.

Dalam sambutannya, Wabup Abuhaera menegaskan bahwa Adipura bukan sekadar penghargaan simbolik atau target seremonial semata, melainkan cerminan budaya hidup bersih, kualitas tata kelola pemerintahan, serta wajah daerah di mata masyarakat dan pemerintah pusat.

BACA JUGA:  Pemda Konut Raih Penghargaan Sebagai Pemda Terbaik Pembayaran Iuran BPJS Tepat Waktu

“Melalui kebersamaan dan sinergi seluruh pihak, saya optimistis Konawe Utara mampu menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman. Adipura adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah daerah atau Dinas Lingkungan Hidup,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan meraih Adipura membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, mulai dari OPD, kecamatan, desa dan kelurahan, sekolah, pasar, rumah sakit, pelaku usaha, hingga masyarakat luas.

* Adipura Harus Menjadi Gerakan Kolektif

Dalam arahannya, Wabup menekankan pentingnya membangun budaya disiplin kebersihan, pengelolaan sampah, penghijauan, dan ketertiban lingkungan secara berkelanjutan.

Menurutnya, penataan lingkungan tidak hanya berdampak pada estetika daerah, tetapi juga berkaitan langsung dengan kenyamanan hidup masyarakat, kesehatan publik, daya tarik investasi, serta citra positif Konawe Utara di tingkat nasional.

“Pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur besar, tetapi juga bagaimana menghadirkan kualitas ruang hidup yang sehat dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmen penuh mendukung seluruh tahapan persiapan Adipura 2026. Seluruh OPD diminta menjadikan agenda tersebut sebagai prioritas lintas sektor dengan mengedepankan koordinasi, percepatan tindak lanjut, disiplin lapangan, dan pengendalian yang terukur.

BACA JUGA:  Wakili Bupati, Sekda Konut Buka Sosialisasi Standar Harga Satuan Barang dan Jasa

* DLH Jadi Leading Sector, Camat Diminta Aktif Gerakkan Masyarakat

Secara khusus, Dinas Lingkungan Hidup diminta menjadi leading sector yang aktif dan progresif dalam menyusun roadmap kerja, menentukan titik pantau, hingga melakukan pengendalian lapangan secara detail.

Sementara itu, para Camat diminta menggerakkan seluruh potensi masyarakat di wilayah masing-masing agar kebersihan menjadi gerakan bersama hingga tingkat desa dan kelurahan.

Selain itu, RSUD, sekolah, pasar, dan fasilitas publik lainnya juga didorong menjadi contoh pengelolaan kebersihan dan sampah yang baik.

Seluruh OPD pun diminta memberikan dukungan melalui program kerja, edukasi masyarakat, penyediaan personel, serta aksi nyata pemeliharaan lingkungan.

* Bentuk Tim Pokja dan Satgas Adipura

Dalam Rakor tersebut, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pembentukan Tim Pokja dan Satgas Adipura yang memiliki tugas jelas, target kerja terukur, aktif turun ke lapangan, serta mampu bekerja secara kolaboratif.

BACA JUGA:  Siap Amankan Malam Pertama HUT Konsel, Polres Turunkan 146 Personel

Tim tersebut diharapkan tidak hanya menjadi formalitas administrasi, tetapi benar-benar menjadi mesin percepatan persiapan Adipura Konawe Utara Tahun 2026.

Selain aspek teknis, perubahan pola pikir masyarakat juga menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah mengajak seluruh pihak mengubah kebiasaan dari sekadar membuang sampah menjadi budaya mengelola sampah, dari membersihkan sesaat menjadi menjaga kebersihan secara berkelanjutan, serta dari bekerja sendiri-sendiri menuju kolaborasi lintas sektor.

Di akhir sambutannya, Wabup Abuhaera berharap Konawe Utara mampu tampil sebagai daerah yang bersih, sehat, tertata, dan membanggakan masyarakatnya.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Koordinasi Daerah Persiapan Penilaian Adipura Tahun 2026 dan Pembentukan Tim Pokja Adipura Kabupaten Konawe Utara secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutupnya.

Rakor ini menjadi titik awal penting bagi Konawe Utara dalam memperkuat komitmen mewujudkan daerah yang maju, peduli lingkungan, dan berkelanjutan menuju Adipura 2026. (ADV)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow