AdvertorialPendidikan

SMPN 2 Asera Terima 86 Siswa Baru, Terapkan Pendekatan “Deep Learning” untuk Pendidikan Bermakna

Redaksi Sultrasatu
1206
×

SMPN 2 Asera Terima 86 Siswa Baru, Terapkan Pendekatan “Deep Learning” untuk Pendidikan Bermakna

Sebarkan artikel ini
Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Asera Konawe Utara Ibu Nening Lenggo, S.Pd., M.Pd menyerahkan seragam secara simbolis pada penerimaan siswa baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026.

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Asera di Kabupaten Konawe Utara (Konut) resmi menerima 86 siswa baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026. Proses penerimaan yang berlangsung secara transparan ini berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Utara.

Murid baru SMPN 2 Asera mendapatkan pembekalan materi mengenai kebijakan sekolah hingga kurikulum sebelum pelaksanaan aktivitas pembelajaran.

Hal itu disampaikan Kepala SMPN 2 Asera, Ibu Nening Lenggo, S.Pd., M.Pd dalam keterangannya kepada media sultrasatu.com pada Jumat (11/7/2025). Ia menuturkan bahwa penerimaan siswa tahun ini tidak hanya menjadi momentum penerimaan peserta didik baru, tetapi juga sekaligus tonggak awal dalam membangun sistem pembelajaran yang berorientasi pada kualitas.

“Alhamdulillah, sebanyak 86 siswa baru telah resmi diterima melalui SPMB tahun 2025. Mereka akan menjadi bagian dari upaya kami dalam menciptakan generasi yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara karakter dan sosial,” ujar Ibu Nening.

BACA JUGA:  Diskusi Bersama PT Stargete, Bupati Konut: Perusahaan Wajib Miliki Rencana Pascatambang

Lebih dari sekadar penerimaan peserta didik, SMPN 2 Asera tahun ini memperkuat pendekatan pembelajaran berbasis deep learning, sebuah metode yang menekankan pemahaman mendalam dan tidak sebatas menghafal. Konsep ini, menurut Ibu Nening, merupakan pendekatan menyeluruh yang memadukan tiga pilar utama: mindful learning (pembelajaran sadar), meaningful learning (pembelajaran bermakna), dan joyful learning (pembelajaran yang menyenangkan).

Proses pengenalan lingkungan sekolah murid baru SMPN 2 Asera.

“Deep learning bukan hanya metode, tapi budaya belajar yang membentuk karakter siswa dalam memahami pelajaran secara lebih menyeluruh dan relevan dengan kehidupan mereka,” jelasnya.

Ia menambahkan, penerapan konsep ini juga menjadi strategi untuk menyesuaikan kurikulum dengan tantangan zaman, sekaligus memupuk semangat belajar siswa sejak dini. Mindful learning, misalnya, mendorong siswa agar lebih sadar dan fokus dalam mengikuti proses belajar. Sementara meaningful learning menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata, dan joyful learning memastikan suasana belajar tetap menyenangkan tanpa mengurangi kualitas.

BACA JUGA:  Sekda Provinsi Sultra Buka Pasar Murah dan Pameran Alutsista serta UMKM dalam Rangka GNPIP dan Gebyar Kemerdekaan RI

Sebagai bagian dari strategi implementasi, para guru di SMPN 2 Asera diberikan pelatihan dan bimbingan untuk menerapkan pendekatan ini secara efektif di dalam kelas. Selain itu, sekolah juga mendorong kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan suportif.

Suasana apel pagi bagi murid baru yang baru saja melalui seleksi di SMPN 2 Asera.

“Guru tidak hanya mengajar, tapi juga menjadi fasilitator dan pembimbing agar siswa dapat menggali potensi dirinya secara maksimal. Ini yang kami bangun di SMPN 2 Asera,” tambah Ibu Nening.

BACA JUGA:  Pengurus PGRI Kecamatan Motui Terbentuk, Jadi Wadah Aspirasi dan Solidaritas Guru

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak terlepas dari peran seluruh ekosistem sekolah, termasuk dukungan orang tua, tenaga kependidikan, serta pihak Dinas Pendidikan. Oleh karena itu, kolaborasi lintas pihak akan terus diperkuat demi keberlanjutan mutu pendidikan di sekolah.

Dengan semangat baru dan pendekatan inovatif, SMPN 2 Asera menatap Tahun Ajaran 2025/2026 dengan optimisme tinggi. Penerimaan 86 siswa baru bukan hanya soal angka, tetapi awal dari perjalanan untuk membentuk generasi melalui pembelajaran yang sadar, bermakna, dan menyenangkan. (ADV)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow