KONAWE SELATAN, SULTRASATU.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Landipo, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan dan pendidikan masyarakat. Di antaranya melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap I tahun 2025 serta bantuan seragam sekolah gratis untuk siswa Sekolah Dasar (SD) yang secara resmi disalurkan oleh Kepala Desa Landipo, Husein Thamrin. Penyaluran BLT dilakukan pada 8 Mei 2025, kemudian disusul pembagian seragam sekolah gratis pada 26 Mei 2025.

Dalam keterangannya kepada media SultraSatu.Com, Minggu (3/8/2025), Husein Thamrin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari realisasi Dana Desa Tahun Anggaran 2025 tahap pertama. Program ini dirancang untuk mendukung dua aspek penting dalam pembangunan desa, yakni pengentasan kemiskinan dan peningkatan mutu pendidikan dasar.
“Penyaluran BLT ini diberikan kepada 28 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), masing-masing sebesar Rp300 ribu per bulan selama tujuh bulan, terhitung mulai Januari hingga Juli 2025. Ini bagian dari skema perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelas Husein Thamrin.

Selain menyalurkan BLT, Kades Landipo juga membagikan bantuan seragam sekolah gratis kepada 82 siswa SD Negeri Landipo. Bantuan ini menyasar siswa dari keluarga kurang mampu agar mereka tetap semangat mengikuti proses belajar mengajar tanpa terkendala biaya perlengkapan sekolah.
“Bantuan seragam sekolah ini kami berikan kepada 82 siswa SD secara gratis. Sumber dananya dari Dana Desa, sebagai bentuk perhatian pemerintah desa terhadap dunia pendidikan dan sekaligus mendukung program unggulan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, yakni Program Setara—Sehat, Cerdas, dan Sejahtera,” tegasnya.
Program Setara merupakan inisiatif strategis Bupati Konawe Selatan yang mendorong pemerintah desa untuk aktif berperan dalam menciptakan generasi sehat, cerdas, dan mandiri. Dalam kerangka ini, Desa Landipo secara konkret menyinergikan arah pembangunan desanya dengan visi daerah.

Tak hanya itu, pada tahap pertama tahun 2025, Pemdes Landipo juga merealisasikan pembangunan infrastruktur berupa pembuatan talud di Dusun I sepanjang 250 meter. Proyek ini bertujuan untuk menanggulangi potensi longsor dan memperkuat struktur jalan desa agar lebih aman dilalui warga.
“Selain bantuan sosial dan pendidikan, kami juga fokus pada pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Talud sepanjang 250 meter di Dusun 1 sedang kami bangun dengan menggunakan Dana Desa,” terang Husein.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa desa juga membangun satu unit sumur gali sebagai sumber air bersih untuk warga. Sumur ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air masyarakat terutama di wilayah yang rawan kekeringan.

“Kami bangun juga sumur gali satu buah, agar kebutuhan air bersih warga bisa terjamin. Ini bagian dari perhatian kami terhadap aspek kesehatan lingkungan,” tambahnya.
Seluruh kegiatan ini, menurut Husein Thamrin, tidak lepas dari hasil musyawarah desa serta dorongan aspirasi masyarakat yang diakomodasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Ia berharap program yang telah dijalankan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Landipo, serta menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengelolaan Dana Desa yang tepat sasaran.

“Ke depan, kami akan terus berinovasi dan menyusun program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami ingin Dana Desa benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan yang dirasakan langsung oleh seluruh warga,” pungkasnya.
Dengan berbagai realisasi kegiatan yang telah berjalan, Desa Landipo dinilai telah menjadi salah satu desa di Kecamatan Moramo yang aktif dan selaras dalam mengimplementasikan program pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan. (ED)













