Advertorial

Evaluasi Program Kerja, Dikbud Konut Gelar Rakor Bahas Kekerasan Pada Anak

Avatar
1620
×

Evaluasi Program Kerja, Dikbud Konut Gelar Rakor Bahas Kekerasan Pada Anak

Sebarkan artikel ini
Kepala Dikbud Konut, Asmadin. S.Pd.,M.Pd saat diwawanca wartawan Sultrasatu.com

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konut menggelar rapat koordinasi (rakor) evaluasi terhadap program-program kerja yang telah dilaksanakan dan akan dilaksanakan.

“Dan Alhamdulillah, melalui rakor hari ini, semua sudah terjawab, tinggal kita laporkan,” kata Kepala Dikbud Konut, Asmadin. S.Pd.,M.Pd kepada wartawan Sultrasatu.com, usai memimpin rapat, Jumat (1/3/2023).

Kepala Dikbud Konut, Asmadin, S.Pd.,M.Pd dan jajaran saat menyampikan materi rapat kepada para peserta.

Menurut Asmadin, seluruh program yang saat ini sudah dilaksanakan oleh pihak Dinas Pendidikan, progresnya secara keseluruhan rata-rata telah mencapai 40 persen.

“Progresnya Alhamdulillah semua rata-rata sudah mencapai di 40 persen. Kita genjot terus, supaya program yang kita targetkan bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.

BACA JUGA:  Percepat Penurunan Stunting, Bupati Konut Resmikan Kelompok BKB HIU dan Sosialiasi KB
Rakor Dikbud Konut.

Tidak sampai disitu, dalam rakor evaluasi hari ini, Dinas Pendidikan lebih fokus membahas terkait Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) terhadap anak yang merupakan isu nasional.

“Memang rakor hari ini saya fokus pada TPPK nya. Yakni penanganan terhadap kekerasan anak yang harus kami genjot di sekolah-sekolah dasar hingga menengah. Khususnya TK atau Paud,” katanya.

Para peserta mengikuti rapat dengan seksama.

Tidak hanya masalah kekerasan, isu lain yang dibahas lanjut Asmadin, adalah kasus perundungan yang juga sangat mengkhawatirkan. Sehingga, pihak dinas telah membuat team dari sekolah-sekolah yang ada di Konut terkait penanganannya.

BACA JUGA:  Hadiri Halal Bihalal di Motui, Bupati dan Wabup Konut Perkuat Sinergi Wujudkan Visi dan Misi Program Daerah yang Maju dan Sejahtera

“Team yang dibuat berdasarkan yang kami tindaklanjuti dari sekolah-sekolah, karena memang yang menjadi prioritas utama hari ini adalah perundungan,” beber Asmadin.

Peserta rapat Dikbud Konut.

Selain membuat team, Dikbud Konut juga sudah melakukan sosialisasi terkait cara penanganan dalam hal ini psikologi anak yang menjadi korban perundungan.

“Itulah fungsi teman-teman pengawas sekolah, dewan pendidikan, dan stakeholder lainya yang bisa dilibatkan dalam penangananya. Harapan saya, supaya permasalahan soal perundungan tidak ada lagi yang terjadi di sekolah-sekolah,” terangnya

BACA JUGA:  Jaga Stabilitas Harga Pangan, Bupati Konut Luncurkan Bantuan Langsung Beras pada KK

Asmadin menegaskan bahwa di Kabupaten Konut sekitar 90 persen nihil kasus perundungan.

Diketahui, pada rapat koordinasi Dikbud Konut di bawah Kepemimpinan Bupati Konut Dr. IR. H. Ruksamin, ST, MSi, IPM, Asean.Eng, turut dihadiri Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan dan Kebudayaan, Suyamin,S.Pd.,M.Pd, Koordinator Pengawas Sardin, S.Si.,M.Si, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Konut, Hartawan,S.Pd.,M.Pd dan para peserta rakor. (SS/Edi)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow