Pendidikan

Dinas Pendidikan Sultra dan Pengurus OSIS Deklarasi Siswa Antitawuran dan Premanisme di Sekolah

Redaksi Sultrasatu
781
×

Dinas Pendidikan Sultra dan Pengurus OSIS Deklarasi Siswa Antitawuran dan Premanisme di Sekolah

Sebarkan artikel ini
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra menggelar deklarasi antitawuran dan premanisme di sekolah, Sabtu (17/5/2025).

KENDARI, SULTRASATU.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra mengambil langkah tegas usai terjadi tawuran antarsiswa di Kendari.

Kepala Dinas Dikbud Sultra Yusmin langsung menggelar pertemuan dengan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Kepala SMA dan SMK se-Kota Kendari serta Komite Sekolah, guna mendeklarasikan siswa antitawuran dan mengutuk segala bentuk premanisme di lingkungan sekolah, Sabtu (17/5/2025).

Dikbud Sultra menyebut adanya tawuran antar siswa dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Kendari, yang terjadi pada Jumat (16/5/2025) dipicu aksi premanisme dan penghasutan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA:  Jamda Pramuka Sultra X 2025 Siap Jadi Laboratorium Pembentukan Karakter Generasi Muda

Dalam kegiatan itu, para siswa berdialog dengan Kepala Dinas Dikbud Sultra untuk mencari solusi agar aksi tawuran yang ditunggangi dengan premanisme tidak terjadi lagi.

Yusmin mengatakan, pertemuan yang digelar tidak lain untuk menyatukan persepsi bersama antara pihak sekolah siswa dan orang tua agar kejadian tawuran tidak berulang.

“Kita harus mengantisipasi agar kejadian tawuran antar siswa tidak terulang lagi. Kita akan perbanyak kegiatan ekstrakulikuler para siswa dan bekerjasama dengan Satpol PP untuk melakukan patroli setiap harinya,” kata Yusmin.

BACA JUGA:  Sekolah Diduga Pungli untuk Seragam, AP2 Sultra Minta Gubernur dan Wali Kota Turun Tangan

Pihak Dikbud Sultra juga akan membentuk satgas pengamanan sekolah yang bertujuan meminimalisir siswa agar tidak melakukan tawuran.

Dikbud akan membuat hotline khusus yang bisa digunakan sekolah untuk berkoordinasi cepat dengan pihak Kepolisian jika ada kejadian tak diinginkan.

Sementara itu, Ketua OSIS dari SMK Negeri 2 Kendari Tara Aprilia Adiananta menyampaikan keprihatinannya atas adanya tawuran di kalangan siswa yang ditunggangi aksi premanisme.

BACA JUGA:  Pengurus PGRI Kecamatan Motui Terbentuk, Jadi Wadah Aspirasi dan Solidaritas Guru

“Saya sebagai siswa tidak menginginkan adanya tawuran, kami ingin agar para siswa dari berbagai sekolah bisa bersatu dan menghentikan segala bentuk kekerasan yang ditunggangi aksi premanisme,” harapnya. (RED)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow