Headline News

Bersama BI dan Perumda, Kadin Sultra Kembali Gelar Pasar Murah di Kota Kendari

Avatar
836
×

Bersama BI dan Perumda, Kadin Sultra Kembali Gelar Pasar Murah di Kota Kendari

Sebarkan artikel ini
Bersama BI dan Perumda, Kadin Sultra Kembali Gelar Pasar Murah di Kota Kendari
Ketgam: Foto bersama jajaran Kadin Sultra, BI Sultra, Pemkot Kendari, serta Perumda Kendari.

KENDARI, SULTRASATU.COM – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Bank Indonesia (BI) Sultra dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kota Kendari menggelar pasar murah di Pasar Wayong, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Rabu, 2 Agustus 2023.

Pasar murah bakal digelar selama sepekan kedepan di pasar yang sama, yakni Pasar Wayong.

Idul Fitri 1446 H | 2025 - Pemda Konawe Utara   Idul Fitri 1446 H | 2025 - Konawe Utara

Pada kegiatan tersebut, Kadin Sultra menyiapkan sebanyak 10 ribu paket sembako yang dijual dengan harga subsidi yakni Rp105 ribu/paket.

BACA JUGA:  Tengah Laksanakan PKK, Mahasiswa D-III Kebidanan Poltekes Diterima Pemkab Konut

Isi dalam satu paket sembako itu berupa tepung terigu, gula, daging dan minyak goreng masing-masing 1 kilogram.

“Untuk harga pasar sendiri dijual dengan harga Rp160 ribu-170 ribu, namun karena disubsidi oleh pemerintah sehingga dijual dengan harga Rp105 ribu per paketnya,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Sultra Sastra Alamsyah.

Ia menjelaskan, dalam pasar murah yang digelar kali ini, pelaku UMKM dan pembeli wajib menggunakan sistem pembayaran secara digital atau non tunai.

BACA JUGA:  LBH HAMI Sultra Buka Posko Pengaduan dan Siap Kawal Korban Dugaan BBM Subsidi Oplosan

Hal itu sebagai bentuk dukungan Kadin terhadap meningkatkan pengguna QRIS di Bumi Anoa.

“Kami sangat membackup sekali, dari program pemerintah dan Kadin memang selama ini membackup bagaimana teman-teman pedagang UMKM terdigitalisasi dengan QRIS,” jelas Sastra.

Seperti di Ketahui, BI Sultra Target 90 Ribu Pengguna QRIS di Tahun 2023 yang akan digunakan transaksi pembayaran nontunai.

Sementara, Pejabat Wali Kota Kendari diwakili Asisten II, Susanti mengungkapkan, pasar murah dengan sistem digital ini merupakan langkah kongkrit yang dilakukan dalam rangka percepatan penerapan pembayaran secara non tunai.

BACA JUGA:  Reses di Beberapa Wilayah di Kendari, Ketua DPRD Sultra Janji Perbaiki Jalan di BTN Rezky Anggoeya

Terlebih era digital merupakan era baru yang perkembangannya begitu pesat, olehnya itu digitalisasi pelayanan sebagai upaya penyesuaian.

“Selain meminimalisir tingkat kejahatan yang kerap terjadi dilingkungan pasar, pembayaran non tunai juga lebih praktis dan efisien sebab tidak lagi direpotkan dengan membawa uang secara tunai apalagi dengan jumlah yang banyak,” tutup Susanti.(*)