Figur

Amir Mahmud Moita, Birokrat Tulen Berdedikasi dalam Pengelolaan Pemerintahan

Redaksi Sultrasatu
682
×

Amir Mahmud Moita, Birokrat Tulen Berdedikasi dalam Pengelolaan Pemerintahan

Sebarkan artikel ini
Amir Mahmud Moita, S.Sos., MM.

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Dalam dunia birokrasi, pengalaman dan keteguhan komitmen menjadi modal utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif. Salah satu sosok yang menegaskan hal tersebut adalah Amir Mahmud Moita, S.Sos., MM., yang kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Konawe Utara.

Lahir di Molawe pada 26 Juni 1976, Amir Mahmud Moita telah membuktikan dedikasinya dalam bidang administrasi pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat selama lebih dari lima tahun. Ia dikenal sebagai figur yang konsisten, disiplin, dan mampu menjembatani kebijakan pembangunan desa dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Saat ini, sebagai Sekretaris Dinas PMD, Amir Mahmud bertanggung jawab penuh dalam memastikan kelancaran administrasi, perencanaan program, serta koordinasi lintas sektor dalam berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat desa di Konawe Utara. Ia juga aktif dalam mendorong reformasi tata kelola desa yang transparan dan partisipatif.

Sebelum menjabat di Konawe Utara, Amir Mahmud Moita mengawali karier birokratnya di Pemerintah Kota Kendari. Ia pernah mengemban amanah sebagai Adc Wakil Walikota Kendari 2003-2005. Lalu kepala Seksi Trantib Kelurahan Matabubu 2012-2013, Seklur Watulondo 2013-2014, Lurah Watulondo 2014-2017, Kepala Sub Bagian Perjalanan Dinas dan Protokol (2017–2019), lalu dipercaya sebagai Sekretaris Korpri, Kepala Bidang Perizinan, Pembinaan Mutu, dan Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan Dinas Perikanan Kota Kendari (2019–2021). Pengalaman ini membentuk kepiawaiannya dalam manajemen pelayanan publik dan tata kelola sektor riil.

BACA JUGA:  Mengisi Pundi Pahala Dengan Melaksanakan Ibadah Wajib dan Sunah Dibalik Rutan

Memasuki tahun 2021, kariernya berlanjut ke Kabupaten Konawe Utara sebagai Sekretaris Dinas PMD, sebelum kemudian ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PMD pada 2024–2025. Setelah menyelesaikan masa tugas sebagai Plt. Kadis, ia kembali aktif dalam jabatan struktural sebagai Sekretaris Dinas PMD hingga saat ini.

Sejak ia pindah ke Konut, dirinya telah berhasil mendisiplikan para Kepala Desa se-Konawe Utara sehingga aparat-aparat desa di Konut selalu melaksanakan apel pagi setiap hari kerja sekaligus pelayanan di kantor desa masing-masing.

BACA JUGA:  Penulis Sri Elita Sari Asal Kolaka Luncurkan Dua Buku

Tidak hanya itu, ia juga melaksanakan pembinaan desa inovasi bekerja sama dengan BRIN dan DPMD sehingga dua desa yaitu Desa Laramo dan Desa Muara Tinobu dikunjungi Mendes PDT begitu juga Desa Wisata dan kegiatan kegiatan lainnya.

Dalam hal pendidikan, Amir Mahmud Moita pernah mengenyam pendidikan di SD 1 Molawe, SMP 1 Lasolo, dan SMA 1 Lasolo. Amir juga lulusan dari S-1 Jurusan Sosial Politik kemudian melanjutkan pendidikan Magister Manajemen (S-2) Jurusan MSDM Manajemen Sumber Daya Alam. Bekal akademik ini menjadi dasar yang kokoh dalam menunjang kompetensi teknis dan kepemimpinannya.

Tak hanya itu, ia juga telah mengikuti Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV dan Tingkat III, yang membekalinya dengan wawasan strategis dan kemampuan manajerial yang dibutuhkan dalam menjalankan fungsi sebagai pejabat struktural eselon. Ia juga Telah diberikan Satya Lencana karya satya 10 Thn Oleh Presiden RI Joko Widodo dn Piagam Penghargaan Sebagai ASN Konawe Utara yang Berprestasi Oleh Bupati Konawe Utara.

BACA JUGA:  Aiptu Supriyanto Dapat Hadiah Sekolah Perwira  Usai Kembalikan Uang Milik Pemudik Rp100 Juta

Secara pribadi, Amir Mahmud Moita dikenal sebagai sosok yang bersahaja, komunikatif, dan mampu membangun relasi kerja lintas sektor dengan pendekatan yang humanis. Ia meyakini bahwa pembangunan desa tidak bisa dilepaskan dari peran aktif masyarakat itu sendiri.

“Membangun desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi bagaimana kita menumbuhkan partisipasi, memperkuat kapasitas, dan membuka ruang agar masyarakat desa mampu berdikari,” ujarnya dalam satu kesempatan.

Komitmen itulah yang menjadi ruh dalam setiap program pemberdayaan masyarakat yang ia jalankan, mulai dari penguatan kelembagaan desa, transparansi dana desa, hingga inovasi ekonomi berbasis potensi lokal.

Kini, di usia yang matang dan pengalaman birokrasi yang lengkap, Amir Mahmud Moita terus meneguhkan peranannya sebagai pilar teknis dalam upaya mewujudkan desa-desa tangguh dan mandiri di Kabupaten Konawe Utara. Ia menjadi teladan bahwa birokrat bukan sekadar administrator, melainkan penggerak perubahan di akar rumput. (ED)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow