KONAWE SELATAN, SULTRASATU.COM – Pemdes Moramo Optimalkan Dana Desa 2025 untuk Perkuat Ketahanan Pangan pemerintah Desa (Pemdes) Moramo, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, terus berupaya memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat. Melalui pemanfaatan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025, pemerintah desa menyalurkan bantuan sarana produksi (Saprodi) pertanian dan perkebunan kepada kelompok tani dan masyarakat penerima manfaat sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
Program tersebut merupakan implementasi kebijakan pemerintah dalam penggunaan Dana Desa yang mengarahkan sebagian anggaran untuk mendukung penguatan sektor pangan di tingkat desa. Selain bertujuan meningkatkan hasil produksi, program ini juga diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha pertanian yang berkelanjutan.
Kepala Desa Moramo, Rahman, mengatakan bahwa pemerintah desa berkomitmen menjalankan seluruh program pembangunan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk mengalokasikan minimal 20 persen Dana Desa untuk mendukung program ketahanan pangan.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi peluang bagi pemerintah desa untuk menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian desa.
“Melalui bantuan sarana produksi ini kami berharap para petani dapat meningkatkan produktivitas lahannya. Jika hasil panen meningkat, tentu akan berdampak terhadap pendapatan keluarga dan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa,” ujar Rahman saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, Senin (6/7/2026).
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan sektor pertanian dan perkebunan di Desa Moramo. Pemerintah desa berharap seluruh bantuan dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan kualitas budidaya, memperbaiki hasil produksi, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat penerima manfaat.
Rahman menilai sektor pertanian masih memiliki prospek besar untuk terus dikembangkan. Selain didukung kondisi geografis yang memadai, sebagian besar masyarakat Desa Moramo juga menggantungkan mata pencahariannya pada sektor tersebut. Karena itu, penguatan kapasitas petani melalui penyediaan sarana produksi menjadi salah satu langkah yang dinilai strategis.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan menghasilkan pangan dalam jumlah yang cukup. Lebih dari itu, ketahanan pangan juga berkaitan dengan kemampuan masyarakat mengelola potensi desa secara mandiri, menciptakan lapangan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Harapan kami bantuan ini tidak berhenti sebagai kegiatan penyaluran semata, tetapi benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang,” katanya.
Pemanfaatan Dana Desa untuk sektor ketahanan pangan juga diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan desa. Dengan meningkatnya produktivitas pertanian, perputaran ekonomi masyarakat diyakini akan semakin baik sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Desa Moramo menegaskan seluruh tahapan program dilaksanakan secara terbuka dan mengedepankan prinsip akuntabilitas. Penetapan penerima manfaat dilakukan melalui mekanisme yang telah disepakati bersama dalam forum desa sehingga bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Selain fokus pada pembangunan fisik, pemerintah desa juga terus mengarahkan kebijakan pembangunan pada sektor pemberdayaan masyarakat. Langkah tersebut diyakini menjadi bagian penting dalam mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing.
Program ketahanan pangan yang dijalankan pada 2025 menjadi salah satu bentuk sinergi antara kebijakan pemerintah pusat dan pelaksanaan di tingkat desa. Melalui dukungan Dana Desa, pemerintah desa memiliki ruang yang lebih luas untuk menghadirkan program-program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Ke depan, Pemdes Moramo berharap semangat gotong royong masyarakat tetap terjaga sehingga berbagai program pembangunan desa dapat berjalan dengan baik. Pemerintah desa juga berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa secara transparan, efektif, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan penguatan sektor pertanian dan perkebunan melalui bantuan sarana produksi ini, Desa Moramo diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, menjaga stabilitas produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan. (Edy)













