KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM- Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar operasi pasar guna memantau harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Konut, H. Abuhaera, mewakili Bupati Ikbar, pada Senin (2/3/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di daerah.

Operasi pasar diawali di Pasar Molawe, Kecamatan Molawe, dan dijadwalkan akan berlanjut ke seluruh pasar di setiap kecamatan di wilayah Konawe Utara. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Saat berada di Pasar Molawe, Wabup Abuhaera berdialog langsung dengan para pedagang. Ia menanyakan perkembangan harga sejumlah komoditas serta mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi pedagang, terutama terkait distribusi dan kelancaran pasokan barang. Beberapa pedagang menyampaikan adanya kenaikan harga dari distributor, khususnya untuk komoditas tertentu yang permintaannya meningkat menjelang Lebaran.
Adapun bahan pokok yang menjadi fokus pemantauan meliputi beras, gula pasir, bawang merah, bawang putih, telur ayam, minyak goreng, hingga gas LPG. Dari hasil peninjauan di lapangan, ditemukan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, di antaranya bawang merah, telur, beras, dan cabai. Kenaikan tersebut dipicu oleh tingginya permintaan serta faktor distribusi dari luar daerah.

Selain menyasar pasar tradisional, rombongan juga melakukan pengecekan di pusat perbelanjaan modern seperti Indomaret. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok barang kebutuhan pokok tetap tersedia dan harga yang dipasarkan masih dalam batas kewajaran. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh jalur distribusi, baik tradisional maupun modern, berjalan dengan baik dan tidak terjadi penimbunan barang.
Wabup Abuhaera menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga di lapangan secara berkala. Jika ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar atau indikasi penimbunan, maka pihaknya akan segera mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Operasi pasar ini merupakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi menjelang Idul Fitri. Kami ingin masyarakat dapat merayakan Hari Raya dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pangan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Konawe Utara juga berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pihak distributor dan pemasok, guna memastikan kelancaran distribusi barang hingga ke tingkat pasar. Upaya ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan sehingga harga tetap stabil.
Dengan dilaksanakannya operasi pasar ini, pemerintah daerah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan tidak terbebani oleh kenaikan harga yang signifikan. Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi kepentingan masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi daerah. (*)













