KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM- Bupati Kabupaten Konawe Utara (Konut) H. Ikbar, SH., MH diwakili Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos, M.Si secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten Konawe Utara Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Aula Kantor Kementerian Agama Konut, Senin (30/3/2026).
Selain di buka oleh Wakil Bupati, acara juga dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) H. Muhammad Lalan Jaya, S.Pd., M.Pd, jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Konawe Utara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Asisten, Staf Ahli, dan para Kepala OPD.
Dalam sambutannya, Abuhaera menekankan pentingnya pelaksanaan manasik haji yang terintegrasi sebagai upaya meningkatkan kualitas pemahaman dan kesiapan jamaah calon haji, baik dari segi ibadah maupun kesehatan.
Ia mengungkapkan, bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta pengetahuan yang memadai agar dapat dilaksanakan secara sempurna sesuai tuntunan syariat.
“Kegiatan bimbingan teknis ini menjadi sangat penting agar para calon jamaah haji dapat memahami seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik, sehingga mampu menjalankan ibadah dengan khusyuk dan mandiri saat berada di Tanah Suci,” ujarnya.
Menurut Abuhaera, dalam usaha menangani masalah Haji diperlukan keteladanan, kesungguhan dan bimbingan yang jelas sebelum keberangkatan. Ibadah Haji bukan hanya sekedar perkara hati, akan tetapi berbagai sumber daya dikerahkan seperti ketahanan fisik dan wawasan pengetahuan karena menyangkut hubungan internasional.

Karena itu perlu dilakukan Bimbingan Haji Terintegrasi sebelum keberangkatan, supaya Ibadah yang dijalankan tidak sia-sia dalam menjalankan Ibadah Haji, setidaknya melibatkan lima komponen yaitu, adanya calon jamaah haji, pembiayaan, sarana transportasi, hubungan antar negara, organisasi atau lembaga pelaksana.
“Diharapkan kepada seluruh Calon Jemaah Haji Kab. Konawe Utara, untuk disiplin dalam mengatur waktu dan istirahat yang cukup, jangan memaksakan diri jika memang tidak fit. Satu yang sering diremehkan yaitu air minum. Perbanyak minum mengingat suhu pada musim haji sering kali dalam kondisi yang panas,” pesannya.
“Kemudian para jamaah calon haji senantiasa untuk memperbanyak dzikir dan doa, menjaga hati untuk senantiasa tulus dan ikhlas, menjaga lisan dan tingkatkan kesabaran agar bisa mengambil hikmah dari ibadah haji kita tahun ini. Dan semoga nantinya jamaah aman, lancar, tanpa rintangan yang berarti hingga tiba di tanah suci dengan hati yang bahagia dan kondisi yang sehat dan selamat,” tambahannya.
Lebih lanjut, Abuhaera mengapresiasi jajaran Kementerian Agama Kabupaten Konawe Utara yang telah menyelenggarakan kegiatan ini secara terintegrasi.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji,” tutupnya. (Edy)













